FITNESS & HEALTH

Berapa Lama Biasanya Pasien Covid-19 Mengalami Anosmia?

Raka Lestari
Kamis 14 Januari 2021 / 11:09
Jakarta: Diantara semua gejala covid-19 ringan lainnya seperti kelelahan, batuk, dan demam, ada satu gejala lainnya yaitu kehilangan kemampuan indra penciuman atau sering disebut anosmia. Dan ternyata, anosmia cukup sering ditemukan pada pasien yang terinfeksi covid-19. 

Sekitar satu dari enam orang yang terinfeksi covid-19 kehilangan atau mengalami perubahan indra penciuman dan mungkin itu satu-satunya gejala covid-19 yang mereka alami, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Rhinology pada bulan Juni lalu. 
 

Berapa lama gejala anosmia bertahan?


The British Medical Journal mengatakan parosmia dan anosmia adalah efek samping umum dari penyakit virus, termasuk covid-19. Akan tetapi meskipun batuk terkait covid-19 dapat hilang dengan cepat, masalah yang berkaitan dengan kemampuan indra penciuman bisa bertahan selama berbulan-bulan.

"Lebih dari dua pertiga pasien cenderung memulihkan indra perasa dan penciuman mereka dalam waktu tiga minggu," kata Dr Omid Mehdizadeh M.D., ahli otolaringologi di Providence Saint John's Health Center. 

Sebuah studi terhadap 382 pasien covid-19 yang mengalami anosmia menemukan bahwa 79 persen dari mereka pulih secara signifikan dalam sebulan, berdasarkan studi yang diterbitkan dalam Journal of Otolaryngology pada Mei lalu. 

Meskipun demikian, kehilangan kemampuan indra penciuman dalam jangka panjang jelas bukan hal yang aneh.

Dalam satu penelitian yang diterbitkan di Frontiers In Medicine pada November, 20 persen pasien tidak menunjukkan peningkatan kemampuan mencium dua bulan setelah mereka pertama kali dirawat, dan cenderung mengalami covid-19 yang lebih parah.

Jika kamu mengalami parosmia, mungkin perlu waktu lebih lama untuk sembuh. Menurut sebuah penelitian di Rhinology pada bulan Desember, 43 persen pasien melaporkan parosmia setelah mereka didiagnosis, dan butuh waktu sekitar dua setengah bulan untuk gejala tersebut hilang, meskipun beberapa orang masih merasa mengalami gejala parosmia setelah enam bulan. 
(TIN)

MOST SEARCH