FITNESS & HEALTH

Tips Melakukan Manajemen Diabetes Mandiri di Masa Pandemi

Raka Lestari
Rabu 11 November 2020 / 12:46
Jakarta: Selama pandemi covid-19, kesehatan pasien diabetes bisa bertambah buruk dengan adanya perubahan pola hidup seperti kurangnya aktivitas fisik, diet tidak seimbang, level stres yang tinggi serta menurunnya kunjungan kontrol ke fasilitas kesehatan akibat pandemi. 

Untuk itu, pasien diabetes diharapkan juga bisa melakukan manajemen diabetes secara mandiri.

Menurut Ketua PERSADIA (Persatuan Diabetes Indonesia) Wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, Prof. Dr. dr. Mardi Santoso, DTM&H, Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE pasien kencing manis/Diabetes Mellitus dianjurkan untuk menjalani manajemen diabetes mandiri selama pandemi covid-19 dan harus beraktivitas serta tinggal di rumah saja. 

Beberapa hal yang dianjurkan dilakukan pasien diabetes adalah sebagai berikut: 
 

1. Simpan nomor telepon penting


Siapkan nomor telepon dokter atau tim medis untuk konsultasi berkala mengenai pengelolaan penyakit DM, antara lain tentang pengobatan, pemantauan gula darah, perubahan pada asupan makanan, aktivitas fisik, keluhan dan lain-lain. Siapkan list obat dan dosisnya (termasuk vitamin dan suplemen).
 

2. Siapkan karbohidrat sederhana


Siapkan karbohidrat sederhana cepat serap seperti gula pasir, madu, selai manis, permen untuk menjaga jika mendadak kadar gula darah turun/hipoglikemi pada diabetesi yang berisiko gula darah turun karena sukar makan.

Misalnya pada pasien lansia, pasien gangguan pencernaan atau penyakit-penyakit lain yang menimbulkan asupan makanan berkurang.
 

3. Siapkan strip


Siapkan strip dalam jumlah cukup untuk glukometer (alat periksa gula darah mandiri), terutama pasien-pasien dengan kadar gula darah naik-turun tidak stabil.
 

4. Stok obat


Siapkan stok obat-obat kencing manis tablet/insulin yang biasa dikonsumsi atau yang diresepkan dokter dalam jumlah cukup, minimal untuk dua minggu ke depan.
 

5. Telemedicine


Gunakan layanan telehealth atau telemedicine untuk konsultasi dokter dan pembelian obat jarak jauh, sehingga diabetesi tidak harus meninggalkan rumah. Kecuali kondisi fisik sangat menurun sehingga perlu pemeriksaan dokter di rumah sakit.
(TIN)

MOST SEARCH