FITNESS & HEALTH

Mengunyah Es Batu Bisa Berbahaya untuk Enamel Gigi

Raka Lestari
Sabtu 09 Januari 2021 / 14:00
Jakarta: Beberapa orang mungkin memiliki kebiasaan mengunyah es batu. Kebiasaan tersebut merupakan hal yang cukup umum kita temukan di masyarakat. Meskipun begitu, ternyata mengunyah es batu bisa menimbulkan dampak negatif pada gigi.

Menurut American Dental Association, mengunyah es batu merupakan kebiasaan buruk yang dapat merusak gigi. Sama seperti mengunyah benda keras lainnya, mengunyah es batu membuat gigi menjadi rentan.

Alasan lain mengapa mengunyah es batu sebaiknya dihindari adalah:
 

1. Dapat merusak enamel gigi


Setiap kali kamu mengunyah es, berisiko merusak atau melemahkan email gigi. Nyatanya, email gigi merupakan lapisan pelindung yang keras yang melindungi bagian dalam gigi yang halus.

"Jika enamel gigi rusak, gigi dan seluruh kebersihan mulut, termasuk gusi, akan rentan terhadap lebih banyak infeksi bakteri dan penyakit," kata Shahrooz Yazdani, DDS, dari Yazdani Family Dentistry.

American Dental Association menjelaskan bahwa ketika kamu memaksa dua permukaan yang sangat keras bersama-sama, salah satunya akan patah. Pada umumnya adalah es yang pecah, tetapi kadang-kadang itu gigi juga harus menanggung beban kerusakan.
 

2. Bisa menyebabkan gigi patah


“Selain melemahnya email gigi, selalu ada kemungkinan menyebabkan gigi patah jika kamu mengunyah es batu. Dan ini bukanlah hal yang tidak biasa,” ujar John Grbic, DMD, Profesor Kedokteran Gigi di Columbia University Medical Center.

Setidaknya, setiap minggu Grbic menemukan kasus pasien yang mengalami gigi patah karena makan pop corn yang masih keras, permen keras, atau bahkan es batu.
 

3. Dapat merusak gusi


Mengunyah es juga dapat memberi tekanan pada gusi, yang dapat menyebabkan resesi gusi. Resesi gusi terjadi ketika jaringan gusi terkikis. Faktornya bisa berasal dari genetika, penyakit gusi, atau cedera traumatis (seperti cedera berkepanjangan).

Saat gusi mulai menyusut, akar gigi akan terbuka. Dan karena gusi merupakan bagian gigi yang lebih sensitif. Sehingga jika kamu mengalami resesi gusi maka gigi mungkin menjadi lebih sensitif yang dapat membuat makan makanan dingin dan panas menjadi tidak nyaman.
(FIR)

MOST SEARCH