FITNESS & HEALTH

Kasus Covid-19 Menanjak, Kemenkes Imbau Masyarakat Segera Vaksin Booster

Yatin Suleha
Selasa 08 November 2022 / 20:08
Jakarta: Kenaikan Omicron XBB menyumbang kenaikan kasus covid-19 di Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) merilis imbauan kepada masyarakat untuk segera melakukan booster.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH mengatakan kita belum bisa dikatakan aman dari pandemi covid-19, mengingat mutasi varian baru masih berpotensi terus terjadi.

Tercatat sebanyak 12 kasus covid-19 varian XBB ada di Indonesia. Hal ini disinyalir terkait dengan kenaikan kasus covid-19 di Indonesia. Dalam kurun satu minggu terakhir terjadi kenaikan kasus covid-19 di 30 provinsi di Indonesia. Pada level nasional, selama 4 hari terakhir juga terjadi peningkatan kasus sekitar 4.700 – 4.900 kasus.


(Juru Bicara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH mengatakan masyarakat untuk menyegerakan vaksinasi booster covid-19 untuk meningkatkan proteksi terhadap covid-19. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)

“Varian XBB lebih cepat menular, kita harus waspada dan selalu proteksi diri,” ujar dr. Syahril.

Masyarakat mengedepankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker baik di dalam maupun di luar ruangan, menghindari kerumunan dan mencuci tangan pakai masker, dan melakukan tes apabila mengalami tanda dan gejala covid-19. Selain itu juga menyegerakan vaksinasi booster covid-19 untuk meningkatkan proteksi terhadap covid-19.

“Disiplin memakai masker, tujuan kita tidak hanya melindungi diri sendiri tetapi juga orang lain di sekitar kita. Segera juga lakukan booster, untuk mengurangi kesakitan dan kematian akibat covid-19,” terang Jubir Syahril.

Masyarakat juga diminta untuk memanfaatkan akses telemedisin Isolasi Mandiri (Isoman) Kemenkes. Melalui layanan ini masyarakat yang positif covid-19 mendapatkan layanan konsultasi gratis dan layanan obat gratis .

“Tentunya selama melakukan tes di laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan,” jelas dr. Syahril

Upaya-upaya pencegahan di hulu juga tetap ditegakkan, sebagai antisipasi lonjakan kasus. Mulai dari kesiapsiagaan Rumah Sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya hingga peningkatan upaya tracing dan testing.
(TIN)

MOST SEARCH