FITNESS & HEALTH

4 Cara Menjaga Kesehatan Mentalmu

Kumara Anggita
Rabu 14 Oktober 2020 / 07:05
Jakarta: Pandemi covid-19 memaksamu menghabiskan waktu 24 jam di rumah. Lama-kelamaan kondisi ini bisa memengaruhi kesehatan mentalmu dan performamu dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk menghindarinya, kamu boleh ke luar rumah sebentar untuk mendapatkan sinar matahari dan udara segar. Namun harus tetap melakukan protokol kesehatan 3M ya. Yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Walau hanya sebentar, cara ini bisa mengubah harimu. Sebab kegiatan ini menurut Psikolog Klinis, Seth J. Gillihs, PhD bisa memberikan beberapa manfaat antara lain:
 

1. Mengurangi stres


Penelitian telah menunjukkan bahwa berada di luar mengaktifkan bagian menenangkan yang ada di sistem saraf. Kamu sering dapat merasakan efek ini dengan napas pertama yang kamu ambil ketika berada di luar. Kamu juga akan merasakan beberapa hal seperti bahu yang rileks, pikiran jernih, dan segala sesuatu tampak lebih ringan.

Bila kamu terjebak dengan emosi yang sulit, luangkan beberapa menit di luar. Fokus pada indera kamu atau pada suatu kegiatan, daripada mencoba mengubah suasana hati kamu, dan lihat apa yang terjadi.
 

2. Meluaskan perspektif


Meski disarankan demi menerapkan social distancing, tinggal di dalam rumah bisa menempatkanmu dalam kerangka berpikir kecil. Konsepnya seperti ikan mas yang tumbuh sesuai ukuran wadahnya.

Imajinasimu jadi terbatas dan kamu pun juga sangat mudah untuk berfokus secara sempit pada masalah yang ada saat ini.

Melangkah keluar memperluas pandangan. Seakan diingatkan bahwa masalah yang kamu sangka adalah kenyataan hanyalah hal kecil dibandingkan luasnya alam semesta. Kamu bisa mendapatkan kembali ruang lingkup dan perspektif yang benar.

Langkah yang bisa dilakukan: Keluar dan lihat ke langit. Perhatikan apa yang terjadi dengan langit pada waktu tertentu. Lihat warna, cahaya, awan atau bintang. Ingatlah bahwa hidup akan terus berlangsung hampir sama dengan atau tanpa kamu.
 

3. Koneksi dengan orang lain


Keluar dari rumah seringkali membuka kemungkinan untuk melakukan interaksi sosial yang positif, seperti dengan tetanggamu atau dengan tukang jualan. Hal ini bisa memberikan dorongan untuk meningkatkan suasana hati.

"Cara ini mungkin tak sepenuhnya aman, namun kamu bisa mencoba berjalan dengan keluargamu di mobil atau di taman dengan menghindari kerumunan," terang Gillihs.

Ada kualitas koneksi yang berbeda ketika kamu pergi dengan keluarga atau orang yang tinggal bersamamu, terutama ketika kamu berjalan berdampingan. Tindakan sederhana seperti ini bisa mewujudkan rasa kebersamaan. Berjalan bersama juga cenderung mengubah kualitas percakapan, dibandingkan duduk bersama di dalam.

Itulah manfaat pergi keluar. Lakukanlah setidaknya ke pekarangan kamu untuk melihat indahnya alam.

Dan, Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun.
(FIR)

MOST SEARCH