EXTERIOR

6 Tips Fengsui Ciptakan Rumah yang Lebih Nyaman

Mia Vale
Rabu 06 Oktober 2021 / 13:00
Jakarta: Secara harfiah, fengsui diartikan sebagai angin dan air. Bahkan oleh sebagian orang, fengsui juga digunakan untuk memilih tempat dan waktu untuk membangun rumah, memosisikan perabotan di rumah, menanam tanaman, atau kegiatan penunjang kehidupan lainnya. Salah satu faktor fengsui yang paling penting adalah chi atau energi, di sebuah ruangan. 

Melansir dari Better Homes & Gardens, desain rumah yang kita ciptakan bisa memiliki pengaruh pada kebahagiaan para keluarga dan penghuninya. 

Keseimbangan yang tepat, mampu membuat ruangan yang ada mencerminkan energi yang positif sehingga terjadi keselarasan antara kehidupan manusia dengan lingkungan sekitar. Serta mendukung kesejahteraan hidup sehari-hari. 

Nah, untuk menciptakan keharmonisan di rumah, ada enam cara simpel yang bisa kamu coba dengan memasukkan unsur fengsui
 

1. Jangan berantakan


Secara logika rumah yang berantakan dapat memengaruhi energi yang ada di rumah tersebut. Aliran energi dalam rumah seakan terhambat. Segera cari solusi untuk meminimalkan 'kekacauan' yang ada, terutama di sekitar lorong dan belakang pintu. 

Pilih barang-barang yang tidak terpakai di ruangan itu. Jangan sampai ruangan berhargamu terlihat sesak dengan barang-barang dan menghabat aktivitas di ruang tersebut.


fengsui
(Dalam fengsui yang membuka arus lalu-lintas, hindari tata letak yang menempatkan bagian belakang sofa ke arah pintu masuk ruangan. Foto: Dok. Victoria Pearson/Bhg.com)
 

2. Membuka arus lalu lintas


Lalu lintas di sini diartikan sebagai jalur kamu untuk bolak-balik di sekitar ruangan. Ruang tamu misalnya, hindari tata letak yang menempatkan bagian belakang sofa ke arah pintu masuk ruangan. Pikirkan pula untuk menukar meja dengan ujung tajam (persegi) dengan bundar. 

Karena menurut fengsui, aliran lalu lintas yang tersumbat akan menghasilkan energi (chi) yang tersumbat pula. Jadi pilihlah pemgaturan furnitur fengsui yang memungkinkan jalur terbuka ke dalam dan sekitar ruangan. 
 

3. Rancang pintu masuk yang 'ramah'


Reaksi yang kita miliki saat memasuki rumah adalah energi yang akan dibawa ke seluruh rumah. Jadi ciptakan kesan pertama yang positif dari pintu masuk.

Gabungkan tanaman di dalam pintu masuk dan sekitar pintu depan untuk memberi kesan ramah dan nyaman. Usahakan pula menambah pencahayaan agar ketika masuk ke rumah, kamu tidak dihadapkan dengan ruanga yang gelap. 
 

4. Sediakan tanaman 


Tanaman hidup membawa nuansa alam di dalam rumah kita, meminjamkan energi dan kesegaran. Namun, hati-hati dalam memilih varietas yang sesuai dengan kondisi cahaya rumah dan kemampuan kamu untuk merawatnya.

Jangan pilih tanaman berdaun runcing atau tajam. Pilihlah daun yang lebih bulat dan lembut. Tanaman seperti ini dipercaya akan membuat kamu tidak mudah gelisah. 
 

5. Manfaatkan posisi komando


Dalam fengsui, posisi perintah mengacu di mana sebuah perabot berada dalam kaitannya dengan pintu. Saat berbaring di tempat tidur atau duduk di meja, misalnya. Idealnya, kamu bisa melihat pintu tanpa harus sejajar dengannya. Ini mewakili kemampuan kamu untuk secara efektif menangani peluang atau ancaman yang datang dalam hidup kamu. 
 

6. Ciptakan warna fengsui


Warna dapat membuat ruangan terkesan tenang atau 'penuh' dengan ambisi, bahkan emosi. Jadi, likihlan dengam hati-hati untuk mencapai keseimbangan yang tepat di seluruh rumah.

Umumnya, warna yang diredam dan terinspirasi dari alam akan mensoronh ketenangan. Sementara warna yang lebih cerah dan elbih hiduo akan meningkatkan energi. 

Ada baiknya, aplikasikan warna gelap untuk lantai dan memberi fondasi yang kokoh. Lalu, aplikasikan warna terang untuk dinding dan langit-langit untuk efek terbuka yang seimbang. 

Bagaimana? Adakah satu dari tips-tips di atas yang sudah kamu terapkan? Sesungguhnya rumah itu mencerminkan pemiliknya. Jadikanlah rumah sebagai surga bagi kamu dan keluarga.
(TIN)

MOST SEARCH