FAMILY
Moms, Jangan Kaget Kalau Habis Lahiran Jadi Lebih Sering Kentut
A. Firdaus
Selasa 02 Juni 2026 / 08:15
- Ada satu “bonus” tak terduga yang sering ikut muncul: perut terasa penuh, begah, dan gas seperti tidak ada habisnya.
- Kondisi ini sebenarnya umum terjadi karena tubuh sedang beradaptasi kembali setelah perubahan besar selama kehamilan dan persalinan.
- Sistem pencernaan yang sempat melambat akibat perubahan hormon, obat-obatan, hingga kurangnya aktivitas fisik, butuh waktu untuk kembali normal.
Jakarta: Setelah proses persalinan yang melelahkan, fokus utama biasanya tertuju pada pemulihan tubuh dan merawat si kecil. Namun, ada satu “bonus” tak terduga yang sering ikut muncul: perut terasa penuh, begah, dan gas seperti tidak ada habisnya.
Rasanya bisa membuat tidak nyaman saat duduk, berdiri, bahkan saat mencoba beristirahat. Kondisi ini sebenarnya umum terjadi karena tubuh sedang beradaptasi kembali setelah perubahan besar selama kehamilan dan persalinan.
Sistem pencernaan yang sempat melambat akibat perubahan hormon, obat-obatan, hingga kurangnya aktivitas fisik, butuh waktu untuk kembali normal. Kabar baiknya, keluhan ini biasanya bersifat sementara dan dapat membaik dengan beberapa langkah sederhana.
Meskipun gas pasca persalinan umumnya akan berkurang dengan sendirinya dalam beberapa minggu, dilansir dari BabyCenter beberapa langkah berikut dapat membantu mempercepat pemulihan dan meningkatkan rasa nyaman.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan langkah penting untuk membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi sembelit. Konsumsi air putih yang cukup sepanjang hari sangat dianjurkan, terutama bagi ibu yang sedang menyusui karena kebutuhan cairan meningkat.
Minuman hangat seperti teh herbal, air hangat, kopi tanpa kafein, dan kaldu dapat membantu merangsang pergerakan usus. Sebaliknya, minuman bersoda sebaiknya dihindari karena dapat menambah gas di dalam perut.
Mengurangi konsumsi makanan olahan dan berlemak dapat membantu meringankan gejala kembung. Asupan serat memang penting untuk mengatasi sembelit, tetapi beberapa makanan tinggi serat seperti kacang-kacangan dan jenis sayuran tertentu dapat meningkatkan produksi gas.
Mencoba mengenali makanan yang memicu keluhan serta memilih makanan yang lebih mudah dicerna, seperti oatmeal, dapat menjadi strategi yang efektif. Selain itu, makan secara perlahan dan mengunyah makanan dengan baik membantu mengurangi udara yang tertelan saat makan.
Sebelum mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya berdiskusi dengan tenaga kesehatan, terutama jika sedang menyusui. Produk yang mengandung simethicone umumnya dianggap aman dan dapat membantu gas keluar dari saluran pencernaan.
Jika produk susu memicu kembung, dokter mungkin menyarankan suplemen lactase. Pelumas tinja yang diberikan di rumah sakit juga dapat membantu melancarkan buang air besar dan mengurangi gas yang terperangkap.
Aktivitas fisik ringan dapat membantu memperlancar sistem pencernaan. Tidak diperlukan olahraga berat; berjalan santai di dalam rumah atau di sekitar lingkungan sudah cukup membantu.
Mengubah posisi tubuh secara berkala juga dapat mengurangi tekanan pada perut. Yoga pasca melahirkan, khususnya beberapa posisi seperti posisi anak, dapat membantu meredakan gas.
Mengeluarkan gas merupakan proses alami tubuh dan tidak perlu ditahan. Menahan buang air besar juga sebaiknya dihindari karena dapat memperparah sembelit.
Jika terasa tidak nyaman saat buang air besar, meletakkan bangku kecil di bawah kaki dapat membantu menciptakan posisi yang lebih alami sehingga prosesnya lebih mudah.
Mengompres perut dengan bantalan pemanas atau handuk hangat dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman dan membantu memecah gelembung gas di dalam perut. Kombinasi minuman hangat dan kompres hangat sering kali memberikan efek yang menenangkan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Rasanya bisa membuat tidak nyaman saat duduk, berdiri, bahkan saat mencoba beristirahat. Kondisi ini sebenarnya umum terjadi karena tubuh sedang beradaptasi kembali setelah perubahan besar selama kehamilan dan persalinan.
Sistem pencernaan yang sempat melambat akibat perubahan hormon, obat-obatan, hingga kurangnya aktivitas fisik, butuh waktu untuk kembali normal. Kabar baiknya, keluhan ini biasanya bersifat sementara dan dapat membaik dengan beberapa langkah sederhana.
Meskipun gas pasca persalinan umumnya akan berkurang dengan sendirinya dalam beberapa minggu, dilansir dari BabyCenter beberapa langkah berikut dapat membantu mempercepat pemulihan dan meningkatkan rasa nyaman.
1. Minum cukup cairan
Menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan langkah penting untuk membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi sembelit. Konsumsi air putih yang cukup sepanjang hari sangat dianjurkan, terutama bagi ibu yang sedang menyusui karena kebutuhan cairan meningkat.
Minuman hangat seperti teh herbal, air hangat, kopi tanpa kafein, dan kaldu dapat membantu merangsang pergerakan usus. Sebaliknya, minuman bersoda sebaiknya dihindari karena dapat menambah gas di dalam perut.
2. Perhatikan pola makan
Mengurangi konsumsi makanan olahan dan berlemak dapat membantu meringankan gejala kembung. Asupan serat memang penting untuk mengatasi sembelit, tetapi beberapa makanan tinggi serat seperti kacang-kacangan dan jenis sayuran tertentu dapat meningkatkan produksi gas.
Mencoba mengenali makanan yang memicu keluhan serta memilih makanan yang lebih mudah dicerna, seperti oatmeal, dapat menjadi strategi yang efektif. Selain itu, makan secara perlahan dan mengunyah makanan dengan baik membantu mengurangi udara yang tertelan saat makan.
3. Coba obat bebas resep
Sebelum mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya berdiskusi dengan tenaga kesehatan, terutama jika sedang menyusui. Produk yang mengandung simethicone umumnya dianggap aman dan dapat membantu gas keluar dari saluran pencernaan.
Jika produk susu memicu kembung, dokter mungkin menyarankan suplemen lactase. Pelumas tinja yang diberikan di rumah sakit juga dapat membantu melancarkan buang air besar dan mengurangi gas yang terperangkap.
4. Berolahraga
Aktivitas fisik ringan dapat membantu memperlancar sistem pencernaan. Tidak diperlukan olahraga berat; berjalan santai di dalam rumah atau di sekitar lingkungan sudah cukup membantu.
Mengubah posisi tubuh secara berkala juga dapat mengurangi tekanan pada perut. Yoga pasca melahirkan, khususnya beberapa posisi seperti posisi anak, dapat membantu meredakan gas.
5. Biarkan saja
Mengeluarkan gas merupakan proses alami tubuh dan tidak perlu ditahan. Menahan buang air besar juga sebaiknya dihindari karena dapat memperparah sembelit.
Jika terasa tidak nyaman saat buang air besar, meletakkan bangku kecil di bawah kaki dapat membantu menciptakan posisi yang lebih alami sehingga prosesnya lebih mudah.
6. Kompres
Mengompres perut dengan bantalan pemanas atau handuk hangat dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman dan membantu memecah gelembung gas di dalam perut. Kombinasi minuman hangat dan kompres hangat sering kali memberikan efek yang menenangkan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)