FAMILY

Tips Traveling Nyaman Bersama si Kecil

A. Firdaus
Sabtu 16 April 2022 / 20:08
Jakarta: Traveling bersama si kecil merupakan salah satu pengalaman yang berkesan bagi setiap keluarga. Dalam momen itu, si kecil dapat belajar banyak hal baik di perjalanan maupun di lokasi yang dituju.

Momen traveling keluarga juga dapat dimanfaatkan menjadi sebuah kesempatan yang baik untuk mempererat bonding dengan si kecil. Untuk memastikan si kecil selalu merasa nyaman sepanjang perjalanan, ibu perlu menyiapkan semua kebutuhannya mulai dari pakaian, makanan, susu, dan tentunya popok yang ringan serta tidak mudah bocor.

"Traveling adalah sebuah petualangan menyenangkan bersama si kecil, Qwenzy. Traveling dengan bayi berarti harus menyiapkan berbagai kebutuhannya selengkap mungkin agar tidak rewel baik di perjalanan maupun di tujuan nanti," ujar Kesha Ratuliu, public figure dan ibu anak satu.

"Hal utama yang harus dilakukan adalah survei tempat-tempat yang baby friendly," tegas Kesha.

Berikut tips traveling yang baby friendly menurut Kesha:
 

1. Nursery room


Yang pertama diperhatikan adalah nursery room atau tempat khusus menyusui atau mengganti popok, apakah cukup ramai orang, dan lainnya, karena ini akan menentukan perlengkapan apa saja yang harus dibawa.
 

2. Pakaian yang cocok


Kedua, pakaian yang sesuai dengan tempat yang dituju. Apakah udaranya dingin atau cenderung terik, dan usahakan selalu bawa cadangan.
 

3. ASIP


"Ketiga, aku bawa ASIP untuk berjaga-jaga andaikan tidak ada tempat untuk direct breastfeeding," terang Kesha.
 

4. Mainan favorit


Mmainan favorit untuk menghibur Qwenzy agar tetap ceria. Kemudian yang paling penting adalah harus membawa popok andalan yang dapat menjaga kulit Qwenzy tetap kering serta membuatnya nyaman beraktivitas dan tidur nyenyak.

"Aku memakai popok Makuku Air Diapers Slim, karena terbukti membuat Qwenzy anti rewel dengan kombinasi bahan yang super lembut, tipis, serta teknologi SAP yang mampu mengurangi risiko ruam popok dan anti gumpal," terang Kesha.

Jason Lee, CEO Makuku Indonesia, menjelaskan, mayoritas popok yang beredar di pasaran saat ini menggunakan inti campuran pulp dan SAP. Sehingga menyebabkan mudah menggumpal, popok menjadi tebal dan berat, penyerapan tidak merata, dan terjadi osmosis balik.

Pulp adalah hasil dari pemisahan serat yang terdapat pada serat kayu yang biasanya digunakan untuk membuat kertas. Sedangkan SAP adalah polimer hidrofilik yang memiliki kemampuan dapat menyerap cairan hingga lebih dari 100x lipat dari beratnya sendiri.

"MAKUKU Air Diapers Slim menggunakan struktur inti SAP murni yang mampu menyerap cairan lebih optimal dan menahannya agar tidak kembali kontak langsung dengan kulit bayi, menjadikan kulit bayi tetap kering dan mencegah ruam popok," pungkas Jason.
(FIR)

MOST SEARCH