FAMILY

Orang Tua Wajib Tahu! Gejala Depresi pada Anak di Masa Pandemi Covid-19

Raka Lestari
Kamis 16 September 2021 / 10:00
Jakarta: Berada di rumah saja dalam mencegah penyebaran covid-19 dan perubahan pada kehidupan sehari-hari di masa pandemi ini bisa sangat menantang. Tidak hanya bagi orang dewasa tapi juga pada anak-anak. Mungkin tidak disadari, anak-anak juga dapat mengalami stres bahkan depresi akibat pandemi yang tak kunjung usai. 

Depresi seringkali memunculkan tanda yang berbeda pada anak-anak yang lebih kecil dibandingkan pada orang dewasa. Banyak orang menganggap bahwa depresi ditandai dengan sedih, tidak bersemangat melakukan hal, dan kelelahan.

Akan tetapi, pada anak-anak kondisi ini bisa terjadi secara unik. Dan terkadang, tersembunyi sehingga tidak dapat terlihat.

Dilansir dari Verywell Famili, anak-anak dan khususnya remaja mungkin menyimpan perasaan untuk diri mereka sendiri. Dan ini biasanya akan semakin memperumit diagnosis serta perawatan yang tepat.

Perhatikan bahwa depresi (dan kondisi kesehatan mental terkait dan komorbiditas lainnya seperti kecemasan) sering terlihat berbeda pada anak-anak. Masing-masing memiliki serangkaian tanda dan gejala individual, yang juga dapat berubah seiring waktu.


(Sering marah atau membangkang juga bisa menjadi salah satu tanda anak mengalami depresi. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com) 
 

Ada beberapa tanda dan gejala depresi yang mudah dikenali seperti:

- Kemarahan dan/atau agresi
- Apatis atau penolakan untuk berpartisipasi di sekolah, sering disertai dengan penurunan   kinerja
- Perubahan perilaku
- Mengeluh sakit perut atau sakit kepala
- Penurunan aktivitas fisik
- Penurunan atau peningkatan nafsu makan, yang mungkin disertai dengan penambahan atau penurunan berat badan
- Pembangkangan atau permusuhan, yang menurut penelitian mungkin merupakan cara anak mengekspresikan kekhawatiran atau   kesusahan
- Kesulitan dengan konsentrasi dan/atau fungsi eksekutif
- Kesulitan tidur, termasuk kesulitan tidur dan tetap tidur, tidur terlalu banyak, dan/atau tidak cukup tidur
- Merasa sedih atau putus asa


(Banyak orang menganggap bahwa depresi ditandai dengan sedih, tidak bersemangat melakukan hal, dan kelelahan. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)


Perlu diingat, anak-anak dengan depresi tidak mungkin menunjukkan semua kemungkinan tanda atau gejala dalam daftar di atas. Dan mungkin juga muncul dengan caranya sendiri.

Jadi, waspadai setiap perubahan kecil yang unik pada anak yang mungkin menunjukkan bahwa mereka sedang mengalami suatu hal yang berat. Setelah itu, segeralah konsultasikan dengan ahlinya.
(yyy)

MOST SEARCH