FAMILY

Survei: Pandemi Covid-19 Mengubah Cara Berkencan Orang Indonesia

Kumara Anggita
Rabu 11 November 2020 / 14:43
Jakarta: Pandemi tidak hanya mengubah cara kerja, waktu tidur, dan higienitas kita, tapi juga mengubah cara berkencan. Fakta itu berdasarkan sebuah survei.

Perusahaan kencan terbesar pertama di Asia, Lunch Actually, merilis hasil Annual Singles Dating Survey 2020. Survei ini melibatkan lebih dari 3.500 singles di Indonesia, Singapura, Malaysia, Hongkong, dan juga Thailand.

“Sepanjang tahun ini, banyak sekali hal-hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebagian besar singles di negara yang kami survei, mereka telah mematuhi berbagai perintah pembatasan mobilisasi yang mencegah mereka untuk berkencan dan bertemu orang baru,” ujar  Violet Lim, CEO dan Co-Founder Lunch Actually Group dalam webinar hari Lunch Actually.
 

Banyak yang jadi mencari cinta


“Namun, hasil survei kami juga menunjukkan bahwa pandemi telah meningkatkan keinginan mereka dalam menemukan cinta, karena kondisi ini membuat mereka menyadari pentingnya memiliki pasangan dalam hidup. Akibatnya, perilaku dan ekspektasi mereka pun berubah,” ujar Violet.
 

Semakin banyak penipu di aplikasi kencan


Adapun perubahan yang terjadi dalam berkencan selama pandemi antara lain, 23% singles di Indonesia merasa semakin masifnya profil palsu yang beredar di aplikasi kencan. Selain itu, satu dari dua singles juga pernah bertemu atau mengalami kasus scamming (penipuan).

Menariknya, meskipun kasus ini selalu ada, bahkan sebelum pandemi, nyatanya penggunaan aplikasi kencan terus meningkat, dengan 44% singles yang menyatakan pertama kali menggunakan aplikasi kencan pada tahun ini.
 

Banyaknya kencan lewat video call


Tren baru lain yang muncul adalah lazimnya metode berkencan secara virtual (via video call). Para singles setuju bahwa virtual dating atau video dating adalah alternatif bagus untuk berkencan di masa depan.

Hal ini diperkuat dengan 56% singles yang menyatakan mereka telah mencoba video dating, dan bersedia untuk melakukan kencan melalui metode tersebut.
(FIR)

MOST SEARCH