FAMILY

Anak Muda yang Incar Karier di Jepang, Simak Kabar Baik Ini

A. Firdaus
Jumat 24 Juli 2026 / 14:24
Jakarta: Bekerja di luar negeri, khususnya Jepang, masih menjadi impian banyak anak muda Indonesia. Namun, biaya pelatihan dan persiapan keberangkatan kerap menjadi kendala utama sebelum mewujudkan cita-cita tersebut.

Melihat kebutuhan itu, PT Binawan Inti Utama (Binawan) bekerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. untuk membuka akses Kredit Usaha Rakyat Penempatan Pekerja Migran Indonesia (KUR PMI) bagi peserta program pelatihan dan penempatan kerja Binawan.

Melalui kerja sama ini, calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dapat memperoleh pembiayaan resmi untuk mendukung kebutuhan sebelum keberangkatan sehingga tidak lagi terbebani biaya di awal proses.

Perjanjian kerja sama ditandatangani di Jakarta oleh Direktur Utama PT Binawan Inti Utama, Said Saleh Alwaini, bersama Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., Vina Dahliadewi Adityaputri. Bank Mandiri sendiri merupakan bank pelaksana KUR PMI yang ditunjuk pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan bagi calon pekerja migran.


Perjanjian kerja sama penyaluran KUR PMI. Dok. Ist

Melalui skema tersebut, calon PMI dapat mengakses pembiayaan hingga Rp100 juta sesuai ketentuan yang berlaku. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan persiapan sebelum bekerja di luar negeri.

Menurut Said Saleh Alwaini, fasilitas ini diharapkan mampu membuka kesempatan lebih luas bagi talenta Indonesia untuk mengikuti pelatihan dan bekerja sebagai skilled worker di Jepang tanpa terkendala biaya.

"Melalui fasilitas KUR PMI ini, kami berharap semakin banyak talenta Indonesia dapat mengakses pelatihan dan penempatan sebagai skilled worker di Jepang tanpa terkendala biaya. Ke depan, kami juga berharap skema pembiayaan ini dapat diperluas untuk mendukung penempatan ke negara-negara lain seperti Jerman, Austria, Australia, dan kawasan Timur Tengah," ujarnya.
 

Kurangi risiko pinjaman ilegal


Selain mempermudah akses pembiayaan, kerja sama ini juga bertujuan meningkatkan perlindungan bagi calon pekerja migran Indonesia. Dengan adanya fasilitas kredit resmi melalui perbankan, peserta tidak perlu lagi mengandalkan pinjaman dari rentenir maupun praktik percaloan yang berisiko.

Skema pembiayaan resmi dinilai dapat membuat proses keberangkatan menjadi lebih aman, transparan, serta sesuai dengan regulasi pemerintah. Langkah ini juga diharapkan mampu menekan potensi penempatan ilegal yang masih menjadi tantangan dalam proses pengiriman pekerja migran.

Melalui sinergi tersebut, Binawan dan Bank Mandiri berharap semakin banyak talenta Indonesia yang dapat mewujudkan impian berkarier di luar negeri dengan dukungan pembiayaan yang mudah diakses sekaligus memberikan perlindungan sejak tahap persiapan keberangkatan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH