FAMILY

Walaupun Pandemi, Anak Harus Tetap Imunisasi

Kumara Anggita
Minggu 11 Oktober 2020 / 09:00
Jakarta: Masa pandemi ini membuat beberapa orang tua menunda pemberian imunisasi. Ini karena orang tua mau menjauhkan anak dari rumah sakit yang mungkin ada virus koronanya. 

Hal ini tidak boleh terjadi. Kamu sebagai orang tua harus tetap memberikannya namun lakukanlah dengan aman. Terapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. 

Menurut drg. R Vensya Sitohang, M. Epid, selaku Direktur Surkarkes Kemenkes RI, banyak anak tak mendapatkan vaksin karena beberapa hal antara lain: 

1. Ketersediaan vaksin dan manajemen rantai dingin

2. Pelayanan imunisasi yang bermutu

3. Adanya rumor dan isu negatif tentang vaksin

4. Literasi masyarakat tentang manfaat imunisasi dan kerugian ekonomi akibat kecacatan atau kematian yang timbul akibat PD3I

5. Dukungan lintas sektor dan tokoh masyarakat

6. Pembiayaan program dan sumber daya pengelola
 

Imunisasi di tengah covid-19

 

Ditambah lagi, pada tahun 2020 ini, pandemi covid-19 juga telah mengubah dinamika kehidupan kita.

“Pandemi covid-19 berdampak pada terjadinya perubahan dalam penyelenggaraan imunisasi di Indonesia, terutama di tatanan pelayanan (Posyandu dan Puskesmas) mengingat Imunisasi merupakan salah satu upaya untuk memberikan kekebalan atau munitas spesifik terhadap penyakit tertentu pada anak," papar drg. R Vensya dalam Temu Media dalam Rangka PID 2020.

"Maka Imunisasi tidak boleh dihentikan, di tengah wabah covid-19 sekalipun. Sehingga perlu sebuah kebijakan penyelenggaraan Imunisasi dalam kondisi wabah covid-19,” tambahnya lagi. 

Oleh karena itu, ia menyampaikan bahwa untuk menghadapi tantangan ini ada beberapa kebijakan program imunisasi Nasional yang dikeluarkan dalam pandemi covid-19.


(Kamu sebagai orang tua harus tetap memberikan si kecil imunisasi lengkap namun lakukanlah dengan aman. Foto: Pexels.com)

Tak hanya itu, imunisasi tetap diupayakan lengkap dan dilaksanakan sesuai jadwal untuk melindungi anak dari PD31. 

“Imunisasi tetap diupayakan lengkap sesuai usia, Imunisasi Hepatitis B0, BCG, Polio1, dan DTP-HB-Hib harus diberikan sesuai jadwal,” ujarnya.

Menurut Dokter Spesialis Anak, Konsultan Tumbuh Kembang - Pediatri Sosial, Prof. DR. Dr. Soedjatmiko, Sp. A (K), Msi yang perlu diingat saat imunisasi anak dalam masa-masa ini adalah: 

- Memakai masker

- Antre tidak lama

- Menjaga jarak minimal dua meter

- Jangan mengobrol

- Jangan mampir-mampir

- Mencuci tangan pakai sabun

- Kerudung dan pakaian langsung dicuci dan dijemur

- Sandal atau sepatu langsung dicuci dan dijemur. Dengan ini pemberian vaksin akan aman dan anak bisa terjauh dari berbagai penyakit. 

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 berulang kali menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi virus korona lewat disiplin protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M menjadi kunci memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun.
(TIN)

MOST SEARCH