FAMILY

Edukasi Ramuan Herbal untuk Kehamilan dan Pasca Persalinan

Sandra Odilifia
Rabu 18 November 2020 / 11:35
Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) mempredisi angka kehamilan akan meningkat hingga 500.000 orang. Dengan lonjakan tersebut, perlu adanya perhatian yang lebih besar terhadap kondisi ibu di periode kehamilan dan pasca persalinan.

Menengok fenomena tersebut, Combiphar sebagai perusahaan di bidang Consumer Healthcare, ingin mengupas lebih dalam manfaat madu dan bahan-bahan herbal alami lainnya untuk pertahanan kesehatan dan kenyamanan para ibu hamil dan pasca persalinan.

Menurut Weitarsa Hendarto, Senior Vice President Marketing & International Operations Combiphar, fenomena baby boom, menambah deretan hal penting yang harus diperhatikan ibu dalam menjaga kondisinya pada masa persalinan dan menyusui.

"Berbagai protokol kesehatan juga pola makan dengan nutrisi yang seimbang perlu diterapkan demi menunjang kesehatan, termasuk memanfaatkan madu dan ramuan yang terbuat dari bahan-bahan herbal dari alam,” ujar Weitarsa.

Kandungan dari rempah-rempah sangat luar biasa, terutama jika dikaitkan dengan baby boom dimana angka kehamilan dan juga melahirkan akan meningkat, itu tentunya sesuatu yang sangat penting untuk diketahui oleh para ibu.

Para wanita pada masa kehamilan maupun pasca persalinan kerap mengalami kondisi yang tidak nyaman, seperti mual dan muntah, edema, dan rasa nyeri pada persendian.

“Kondisi inilah yang menyebabkan konsumsi bahan herbal umum dilakukan oleh para wanita sebagai alternatif dari obat konvensional yang seringkali digunakan untuk mengatasi kondisi yang tidak nyaman,” jelas herbalis Asri Saraswati Iskandar. 

Menurut Asri, mengetahui manfaat dari bahan-bahan herbal yang akan dikonsumsi akan menjadikannya berfungsi lebih tepat guna.

“Tak hanya mampu membantu mengurangi ketidaknyamanan, bahan-bahan herbal juga dapat memberikan nutrisi seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan selama kehamilan dan pasca persalinan”, ungkapnya.
(TIN)

MOST SEARCH