FAMILY

Pentingnya Peran Suami dalam Aktivitas Menyusui Bayi

Raka Lestari
Rabu 14 Oktober 2020 / 10:00
Jakarta: Dalam menjalankan peranan sebagai seorang ibu menyusui, sering kali seorang perempuan dihadapi dengan berbagai tantangan, terutama karena kurangnya dukungan yang seharusnya ia dapatkan dari lingkungan terdekatnya, yaitu suami ataupun keluarga terdekat seperti nenek dan kakek bayi.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pada ibu menyusui yang mendapatkan dukungan penuh dari suami dan keluarga memiliki tingkat keberhasilan menyusui lebih tinggi dibandingkan dengan ibu menyusui dengan suami dan keluarga yang tidak terlalu membantu dalam merawat si kecil.

“Suami memegang peranan sangat penting dalam kesuksesan proses menyusui. Suami harus menjadi pendukung nomor satu untuk istri, dan ikut berpartisipasi aktif dalam merawat si kecil. Dukungan suami kepada istri kala menyusui amat besar pengaruhnya bagi kelancaran produksi ASI,” ujar dokter spesialis anak dan konselor laktasi RS Pondok Indah – Puri Indah, dr. Jeanne Roos-Tikoalu, Sp. A, IBCLC, CIMI.

Ia menjelaskan bahwa Hubungan yang harmonis dengan istri pada masa menyusui mampu meningkatkan kerja hormon oksitosin yang menentukan pengeluaran ASI. 

Hormon oksitosin memengaruhi kontraksi otot di saluran ASI sehingga payudara mampu mengeluarkan ASI. Suami juga dapat membantu menciptakan suasana tenang dan aman bagi sang istri, memberikan pijatan kepada istri dengan penuh kasih sayang, atau membantu ikut merawat si kecil. 



(Ada alasan mengapa peran suami penting dalam kesuksesan pemberikan ASI Eksklusif. Hal ini karena suasana yang mendukung turut mendukung keluarnya hnormon oksitosin memengaruhi kontraksi otot di saluran ASI sehingga payudara mampu mengeluarkan ASI. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


“Kerja sama yang baik antara ibu menyusui dan suami membuat hubungan semakin harmonis, dan meningkatkan peluang kesuksesan pemberian ASI eksklusif untuk si kecil,” jelas dr. Jeanne. 

Dukungan sosial dari lingkungan lain di sekitar ibu, juga mempunyai peran yang besar terhadap keberhasilan menyusui. Selain suami, keluarga seperti nenek dan kakek si bayi juga memiliki pengaruh yang sangat erat terhadap kesuksesan menyusui.

Suami dan anggota keluarga lainnya dapat melakukan langkah-langkah dari dr. Jeanne ini untuk mendukung ibu menyusui:

1. Bersikap suportif, tidak meragukan kemampuan ibu dalam memberikan ASI atau mempertanyakan apakah ASI-nya cukup

2. Selalu memberikan afirmasi positif dan pujian untuk meningkatkan kepercayaan diri sang ibu

3. Membantu memberi ASI perah ketika ibu membutuhkan waktu untuk istirahat atau me-time untuk mengembalikan energi dari kelelahan menyusui dan mengurus bayi

4. Menemani ibu mendapatkan informasi menyusui, misalnya ketika berkonsultasi dengan konselor laktasi

5. Membantu menyiapkan kebutuhan ibu, seperti asupan air minum agar tidak dehidrasi, makanan bergizi, sampai peralatan breastpumping ketika ibu akan bepergian atau kembali bekerja. Jadi, jangan lupa untuk mendukung ibu menyusui ya para suami.
(TIN)

MOST SEARCH