FAMILY

Pentingnya Kecerdasan Emosional

K. Yudha Wirakusuma
Jumat 22 April 2022 / 21:32
Jakarta: Manusia mempunyai beberapa tingkat kecerdasan, yaitu kecerdasan intelektual atau IQ, kecerdasan lain yaitu SQ dan yang tak kalah penting yaitu kecerdasan emosional atau EQ. 

Kecerdasan emosional memiliki peran penting dalam kehidupan sosial yang harus berinteraksi dengan orang lain. Kecerdasan emosional yang tinggi dan membuat seseorang mampu menguasai beberapa soft skill (keterampilan lunak)

Kecerdasan emosional bisa dikembangkan melalui kelas-kelas pelatihan. Pemberian pelatihan soft skills bertujuan agar generasi muda bisa lebih adaptif dalam menghadapi situasi dunia yang cepat berubah dan semakin kompleks.

Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Lounardus Saptopranolo berharap dengan memiliki keterampilan lunak, generasi muda diyakini dapat memiliki kecerdasan baik secara intelegensia dan emosional sehingga lebih tangguh dalam menghadapi perkembangan zaman yang kian pesat.“Kami berharap para generasi muda kelak tidak hanya cerdas secara akademik tapi juga cerdas secara integelensia dan emosional, sehingga mereka mampu menjadi calon pemimpin yang tangguh,” ujar Lounardus Saptopranolo dalam keterangan persnya.

Berbagai program pelatihan keterampilan lunak yang akan diterima para Beswan Djarum (sebutan bagi penerima program Djarum Beasiswa Plus) yaitu Character Building, Leadership Development, Nation Building, Competition Challenges, serta International Exposure. Selain itu, terdapat pula program Community Empowerment yang memberikan kesempatan menerapkan berbagai soft skills yang telah diperoleh dengan melibatkan diri secara langsung menemukan solusi bagi masyarakat.

Beragam pelatihan ini dimaksudkan agar ada penyerasian antara pencapaian akademik (hard skills) yang diperoleh di perguruan tinggi dengan berbagai keterampilan lunak (soft skills) yang didapat melalui program Djarum Beasiswa Plus. Dengan demikian, para Beswan Djarum diharapkan dapat menjadi pemimpin masa depan bangsa yang mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang digdaya.

“Dalam pidato kenegaraan tahun lalu, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas Pemerintah. Indonesia dituntut harus bisa memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi. Untuk itu, menurut kami diperlukan sumber daya manusia yang produktif dan tangguh demi menghadapi persaingan global. Hal ini sejalan dengan harapan dari Djarum Foundation saat menyelenggarakan Djarum Beasiswa Plus sejak awal,” papar Lounardus Saptopranolo.
 
Tak hanya mengasah kecakapan intelegensia dan emosional, program Djarum Beasiswa Plus juga memungkinkan para Beswan Djarum memperluas wawasan dan relasi dengan para peserta lainnya. Pasalnya, program beasiswa ini akan mempertemukan para Beswan Djarum dari 34 provinsi di Indonesia dan bersama-sama bertukar pikiran dalam menghadapi permasalahan bangsa.

“Para peserta program Djarum Beasiswa Plus berasal dari berbagai universitas di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Keberagaman ini menawarkan relasi dan wawasan yang luas bagi para peserta, mereka dapat memahami pemasalahan yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia dan saling bertukar solusi,” imbuh Lounardus Saptopranolo.

Program Djarum Beasiswa Plus dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa jenjang S1 atau D4 yang sedang menjalani semester IV dengan IPK minimum 3.20 sampai semester III. Selain itu, calon peserta diharapkan aktif berorganisasi di dalam maupun luar kampus dan tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain.

Proses pendafataran program Djarum Beasiswa Plus dibuka mulai 21 Maret hingga 23 Mei 2022. Selanjutnya para pendaftar akan mengikuti proses seleksi administrasi, serta tes tertulis dan wawancara. Informasi lebih lanjut tentang persyaratan mengikuti program Djarum Beasiswa Plus dapat dilihat di www.djarumbeasiswaplus.org
(YDH)

MOST SEARCH