EXTERIOR

Cara Menanam dan Merawat Aglaonema, Si Cantik dengan Beragam Corak

Mia Vale
Senin 15 November 2021 / 16:00
Jakarta: Tanaman yang menghadirkan warna hijau itu menyejukkan mata dan membawa kesan damai. Tapi ada saatnya kita menginginkan warna yang lebih cerah dan pola yang berani. Nah, aglaonema atau yang juga dikenal sebagai Chinese evergreen menawarkan keduanya. 

Tanaman hias yang ringkas dan mudah tumbuh ini banyak disukai karena warna dan polanya yang beragam. Mulai dari hijau hutan, merah muda, merah, perak, dan kuning hingga garis-garis, bintik, dan gradien. 

Jadi jika kamu membutuhkan sedikit percikan warna, aglaonema adalah jawabannya. Namun, hati-hati dalam menempatkannya, karena aglaonema beracun bagi manusia dan hewan peliharaan. 
 

Perawatan tanaman 


Jaga agar tanah tanaman aglaonema hampir tidak lembap — tapi tidak basah — dan hindari membiarkan tanah mengering sepenuhnya. Umumnya, penyiraman lebih sering di musim semi dan musim panas serta lebih sedikit di musim dingin. Jadi periksa kelembapan tanah secara teratur. 

Beri makan aglaonema dengan pupuk tanaman hias yang diencerkan hingga setengah kekuatan setiap empat bulan atau lebih. Ketika pot tanaman penuh sesak, pindahkan ke dalam wadah satu ukuran lebih besar dengan tanah segar. Ini paling baik dilakukan selama musim semi atau musim panas ketika tanaman aktif tumbuh. 


cara menanam Aglaonema
(Aglonema adalah jenis tanaman hias daun yang berasal dari suku talas-talasan. Genus Aglaonema memiliki sekitar 30 spesies. Habitat asli tanaman ini adalah di bawah hutan hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
 

Kondisi tumbuh terbaik 


Aglaonema cukup fleksibel dalam urusan pencahayaan. Namun, secara khusus, varietas aglaonema hijau dapat mentolerir kondisi cahaya rendah dengan baik. Sedangkan spesies beraneka ragam warna-warni, cahaya terang tanpa bayangan sangat ideal—seperti dari jendela yang menghadap ke utara, yang menawarkan cahaya paling lemah dibandingkan jendela dengan pencahayaan lain. 

Pot aglaonema kamu di tanah pot standar. Seperti pothos dan heartleaf philodendron, aglaonema juga bisa disimpan dalam wadah berisi air jernih. Jika menggunakan metode ini, tambahkan sedikit arang ke dalam air, dan beri makan tanaman sebulan sekali hanya dengan setetes pupuk tanaman hias.
 

Masalah yang biasa timbul


Jebakan paling umum dalam merawat aglaonema menurut laman My Domaine adalah penyiraman yang tidak memadai — terlalu banyak atau terlalu sedikit. 

Daun kering: salah satu indikatornya, ujung daun yang mengering. Ini disebut "tipping", dan bisa menjadi gejala dari beberapa masalah, termasuk overwatering dan terlalu banyak pupuk. 

Daun terkulai: artinya tanaman sangat haus. Jadi berikan dia banyak air dan awasi lebih dekat untuk mencegah tanah mengering sepenuhnya. 

Daun kuning: biasanya disebabkan terlalu banyak disiram. Bersantailah di permukaan air dan biarkan tanah lebih kering di antaranya.  
 

Cara membuat aglaonema mekar 


Dengan banyak cahaya terang dan tidak langsung, kemungkinan aglaonema akan mengirimkan bunga. Sama seperti Peace Lily atau Anthurium, bunga-bunga ini membentuk spadix tipis yang dikelilingi oleh semak berdaun. 

Awalnya, mungkin dikira sehelai daun baru terbentang, padahal kamu akan segera melihat bunga yang unik. Meskipun sangat menyenangkan melihat tanaman kita bermekaran, umumnya pohon cemara Cina dinikmati karena dedaunannya yang rimbun. Jadi, tidak perlu berusaha terlalu keras untuk membuat tanaman berbunga.
(TIN)

MOST SEARCH