FITNESS & HEALTH

Ini Risiko jika Kamu Makan Hanya Sekali dalam Sehari

Kumara Anggita
Senin 19 Oktober 2020 / 14:04
Jakarta: Beberapa orang menyukai konsep makan sehari sekali saja atau yang disebut dengan One Meal a Day Diet (kadang-kadang disebut OMAD). Mungkin dengan cara ini mereka jadi enggak ribet, berat badan cepat turun, atau merasa bugar.

Namun perlu diketahui bahwa cara makan seperti ini berisiko. Untuk itu, kamu perlu berhati-hati dalam menjalankannya dan tentunya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Dikutip dari Healthline, banyak penelitian yang memberikan jawaban berbeda, tentang baik atau buruknya diet ini.

Satu studi pada 2007 menghubungkan makan sekali sehari dengan peningkatan tekanan darah dan kolesterol. Jadi jika satu kali makan terdiri dari gorengan yang diproses atau terlalu banyak karbohidrat, kamu akan merasa sangat buruk setelahnya. Mungkin hal ini bahkan tidak akan menurunkan berat badan pada akhirnya.

Risiko lain yang didapat dari diet ini adalah, merasa sangat lapar atau makan berlebihan, kegoyahan atau kelemahan fisik, kelelahan, atau kurang energi, dan kesulitan fokus.

Tetapi di sisi lain, sebuah studi kecil pada 2017 dari 10 orang dengan diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa tak makan selama 18 hingga 20 jam sehari, dapat menyebabkan kadar glukosa darah yang lebih terkontrol.

Meskipun demikian, jika kamu menderita diabetes, OMAD jangka panjang mungkin tidak tepat untukmu. Dan tentu saja, kamu harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengubah pola makan Anda secara drastis.

Jadi pastikan kamu sudah mempertimbangkan hal-hal ini terlebih dahulu. Sebelum mencoba diet ini.
(FIR)

MOST SEARCH