WISATA

Kekaguman Sekjen UNWTO akan Keindahan Desa Wisata Penglipuran

Medcom
Sabtu 01 Oktober 2022 / 16:07
Jakarta: Rangkaian World Tourism Day atau Hari Pariwisata Dunia berlanjut dengan melakukan program field trip bagi seluruh peserta ke Desa Wisata Penglipuran di Bangli, Bali, Rabu, 28 September 2022. Kesan mendalam diungkapkan Sekjen UNWTO Zurab Pololikashvili.

Desa Wisata Penglipuran termasuk salah satu desa wisata unggulan di Bali. Keindahan alam, budaya, serta kehidupan masyarakat yang hangat membawa desa wisata ini mendapatkan banyak penghargaan. Salah satunya yaitu desa wisata terbersih di dunia nomor tiga menurut Green Destinations Foundation.

Field trip ini dihadiri peserta seperti perwakilan UNWTO, Menteri Pariwisata G20, sejumlah organisasi nasional, serta stakeholder pariwisata nasional dan internasional.

"Sekjen UNWTO Mr. Zurab sangat terkesima dengan keindahan Desa Wisata Penglipuran dan sempat menanyakan kenapa tidak diikutkan ke ajang Best Tourism Village UNWTO. Dengan dorongan dari Sekjen, kami akan tindak lanjut di event depan," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno.

Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf Sandiaga dan Sekjen UNWTO Zurab Pololikashvili menandatangani plakat penghargaan terhadap Indonesia yang menjadi tuan rumah Hari Pariwisata Dunia 2022.



"Atas nama Indonesia dan masyarakat Penglipuran izinkan kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan terhadap Indonesia sebagai tuan rumah World Tourism Day," ujar Sandiaga.

Sekjen UNWTO Zurab Pololikashvili mengaku terkesima dengan keindahan Desa Wisata Penglipuran, mulai dari seni budaya hingga kehidupan masyarakat yang menyambut dengan hangat.

"Sekarang saya merasakan Indonesia yang sebenarnya. Saya ingin memberikan selamat kepada seluruh masyarakat yang tinggal di tempat yang indah ini. Ini adalah salah satu tempat terbaik yang pernah saya lihat, meski saya baru 20-30 menit di sini tapi saya merasakan atmosfer yang berbeda" kata Zurab.

Zurab sendiri mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk memberikan program unggulan dan dukungan dalam pengembangan komunitas lokal karena potensi dari desa wisata yang tersebar di Indonesia.

"Kami akan segera hadir kembali di sini untuk memberikan pendampingan. Tidak hanya profesional yang kami bawa untuk memberikan pelatihan nantinya, tapi bisa juga justru mereka yang bisa belajar sesuatu dari sini," pungkas Zurab Pololiskashvili.

Aulia Putriningtias
 
(FIR)

MOST SEARCH