FITNESS & HEALTH

Hipertensi Dapat Dicegah Walaupun Ada Faktor Genetik

A. Firdaus
Rabu 18 Mei 2022 / 14:08
Jakarta: Hipertensi disebabkan dari beberapa faktor. Salah satunya karena faktor genetik.

Tapi sejatinya, kamu bisa mencegah terjadinya hipertensi dengan cara yang disarankan oleh dr. Eka Harmeiwaty, Sp.S, Wakil Ketua InaSH. Menurut dr. Eka, hipertensi dapat dicegah walaupun faktor genetik dan usia sulit untuk dimodifikasi.

"Namun banyak faktor risiko lain yang dapat dihindari agar tidak terjadi hipertensi. Yaitu dengan
menanamkan pola hidup sehat sejak usia dini yang dilakukan dalam keluarga dan melalui edukasi di sekolah," ujar dr. Eka dalam virtual conference.

Hal ini, kata dr. Eka, lebih mudah dibandingkan menyarankan perubahan gaya hidup bagi orang dewasa. Tak hanya orang tua, guru juga mempunyai peranan penting dalam menanamkan pola hidup sehat pada anak-anak yang akan terus diingat dalam memorinya hingga mereka dewasa.

"Mengurangi paparan terhadap polusi udara juga merupakan upaya pencegahan terhadap hipertensi, selain mengatasi stresor dan tidur yang cukup," terang dr. Eka.

Sekadar info, prevalensi hipertensi di Indonesia berdasarkan survei pada 2018 yaitu sekitar 34% tidak berubah dari angka yang didapat pada survey pada 2007. Penyebabnya adalah tingginya kasus baru hipertensi akibat tingginya faktor risiko hipertensi seperti diabetes mellitus (kencing manis), kegemukan, konsumsi garam yang tinggi, dan merokok.

Untuk tekanan darah harus dikendalikan baik bagi pasien hipertensi maupun individu yang tidak menderita hipertensi. Bukti penelitian yang ada secara konsisten memperlihatkan bahwa penurunan tekanan darah bagi pasien hipertensi menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, stroke, dan gagal ginjal yang selain berhubungan dengan tingkat kematian tinggi, juga menghabiskan biaya terbesar dari penyakit katastropik di Indonesia.
(FIR)

MOST SEARCH