COMMUNITY

Ngabuburit: Mengenal Kata dan Tips Aman Melakukannya Saat Covid-19 Melanda

Mia Vale
Minggu 10 April 2022 / 13:00
Jakarta: Untuk menunggu waktu berbuka puasa saat bulan Ramadan, banyak orang yang melakukan ngabuburit. Entah itu membeli makanan (takjil) untuk berbuka atau hanya sekadar jalan-jalan sambil menunggu azan Magrib. Kalau istilah anak sekarang, ngabuburit dilakukan biar enggak gabut. 

Bila dilihat dari bahasa, ngabuburit mempunyai makna dan sejarah yang menarik untuk ditelusuri. Awalnya ngabuburit hanya dilakukan oleh kaum muda-mudi di Jawa Barat. 

Tapi kini, istilah ini sudah umum di seluruh Indonesia. Nah, biar lebih paham, yuk, cari tahu seluk beluk dan asal mula kata ngabuburit itu. Tak lupa trik aman ngabuburit walau sedang pandemi!
 

Asal mula ngabuburit


Berdasarkan hasil yang dilansir dari berbagai sumber, istilah ngabuburit berasal dari bahasa Sunda. Istilah ini berawal dari kata dasar burit yang berarti sore atau petang. Dari kata dasar ini mendapat awalan 'nga'. Lalu, dapat pengulangan kata 'bu' dari burit, sehingga menjadi nagbuburit.


ngabuburit saat pandemi
(Tips aman ngabuburit kala pandemi salah satunya memasak bareng para kesayangan. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)


Sebenarnya, ngabuburit bukan hanya sekadar kegiatan saat Ramadan. Namun, karena kegiatan jalan-jalan sore banyak dilakukan kala momen puasa, maka istilah ini berkembang menjadi sesuatu yang identik dengan Ramadan.
 

Ngabuburit kala pandemi


Sudah tiga tahun belakangan ini bulan Ramadan berkenaan dengan pandemi. Untuk itu, ngabuburit sedikit dibatasi lantaran takut menjadi sumber penyebaran virus covid-19. Tapi jangan gelisah, kamu tetap bisa ngebuburit dengan nyaman asalkan taat akan peraturan yang ada.
 

Kiat aman ngabuburit kala pandemi:


- Habiskan waktu sore dengan memasak sendiri hidangan untuk berbuka, apalagi memasaknya bareng para kesayangan
- Pastikan makanan yang masuk tetap sehat dan higienis agar terhindar dari penyakit
- Kalau tidak masak, kamu bisa pesan online agar terhindar dari kerumunan
- Daripada nongkrong, olahraga menjelang berbuka puasa jauh lebih bermanfaat
- Meluangkan waktu untuk beribadah, seperti tadarusan
- Berkumpul dengan orang dekat lewat video call/conference
- Jika memang harus ke luar rumah, tetap patuhi protokol kesehatan

Jadi, jangan lupa tetap patuhi prokes yang ada, ya. Puasa lancar, nagbuburit pun aman. Sip banget deh!

(TIN)

MOST SEARCH