FITNESS & HEALTH

Cara Mengobati dan Mencegah Gejala Cacar Monyet

Mia Vale
Rabu 29 Juni 2022 / 10:05
Jakarta: Cacar monyet, penyakit langka yang mirip cacar ini disebabkan oleh virus monkeypox. Penyakit ini sebagian besra ditemukan di Afrika. Namun, menyebar ke daerah lain, sampai hampir seluruh dunia. 

Ada dua jenis (clades) virus monkeypox yang diketahui — satu berasal dari Afrika Tengah dan satu lagi berasal dari Afrika Barat. Wabah dunia saat ini (2022) disebabkan oleh clade Afrika Barat yang tidak terlalu parah. 

Melansir dari laman Cleveland Clinic, pada musim panas 2021, kasus cacar monyet ditemukan pada seorang penduduk AS yang telah melakukan perjalanan dari Nigeria ke Amerika Serikat. Kemudian, 2022 membawa wabah ke wilayah di luar Afrika, termasuk Eropa, Amerika, dan Australia.
 

Tanda dan gejala cacar monyet 


Siapapun bisa terkena cacar monyet. Di Afrika, kebanyakan kasus terjadi pada anak-anak di bawah usia 15 tahun. Tanda-tanda awal cacar monyet termasuk gejala seperti flu seperti, demam, panas dingin, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening.
 

Bagaimana penyebaran cacar monyet? 


Monkeypox atau cacar monyet menyebar ketika kamu bersentuhan dengan hewan atau orang yang terinfeksi virus. Penularan dari hewan ke manusia terjadi melalui kulit yang rusak, seperti dari gigitan atau cakaran, atau melalui kontak langsung dengan darah hewan yang terinfeksi, cairan tubuh atau lesi cacar (luka). 



(Cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus monkeypox salah satunya adalah hindari kontak dengan hewan yang terinfeksi (terutama hewan yang sakit atau mati). Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
 

Cara mengobati cacar monyet


Hingga kini belum ada obat cacar monyet secara khusus. Meskipun cacar monyet bisa sembuh sendiri, terkadang penderita yang masih bayi, anak-anak, memiliki daya tahan tubuh lemah, penderita penyakit kronis, atau orang yang belum pernah divaksin cacar berisiko mengalami komplikasi parah saat terkena penyakit ini.

Untuk itu, cara mengobati cacar monyet di antaranya:

- Banyak minum air putih selama proses pemulihan
- Minum obat antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder di kulit
- Minum obat penghilang rasa sakit atau penurun demam untuk meredakan suhu tubuh yang tinggi dan rasa nyeri
- Mandi dengan air hangat yang diberi campuran oatmeal koloid untuk membantu meredakan gatal dan ruam di kulit
- Isolasi diri dan hindari kontak dengan orang lain sampai semua lesi atau luka lepuh mengering
- Gunakan kasa atau perban untuk menutup luka lepuh
- Banyak istirahat 
- ?Gunakan masker selama di tempat isolasi untuk mencegah penularan kepada orang sekitar
- Jangan menyentuh atau kontak dengan hewan peliharaan  
 

Pencegahan virus cacar monyet


Vaksin cacar memberikan perlindungan terhadap cacar monyet, tetapi penggunaannya saat ini terbatas pada uji klinis. Cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus monkeypox adalah: 

- Hindari kontak dengan hewan yang terinfeksi (terutama hewan yang sakit atau mati)
- Hindari kontak dengan tempat tidur dan bahan lain yang terkontaminasi virus
- Masak dengan matang semua makanan yang mengandung daging atau bagian hewan
?- Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air
- Hindari kontak dengan orang yang mungkin terinfeksi virus
- Kenakan masker yang menutupi mulut dan hidung Anda saat berada di sekitar orang lain
?- Bersihkan dan disinfeksi permukaan yang sering disentuh
- Gunakan alat pelindung diri (APD) saat merawat orang yang terinfeksi virus

Pencegahan bergantung pada pengurangan kontak manusia dengan hewan yang terinfeksi dan membatasi penyebaran dari orang ke orang. 

(TIN)

MOST SEARCH