FAMILY

Normalkah Berat Badan Bayi Turun Setelah Lahir?

Medcom
Kamis 23 Juni 2022 / 07:00
Jakarta: Beberapa orang tua mungkin menyadari bahwa bayi mereka yang baru lahir, mengalami penurunan berat badan. Dan hal itu kerap menyebabkan orang tua merasa khawatir terutama sebagai orang tua baru.

Dr Natasha Burgert, MD, mengatakan bayi mengalami transisi dari lingkungan di mana mereka biasanya dikelilingi oleh air di dalam perut ibu. Setelah lahir, bayi mengalami kulit yang tidak lagi terendam air, serta paru-paru dan organ lainnya akan mulai beradaptasi untuk hidup diluar rahim dan menghirup udara. 

“Kehilangan air pada masa transisi tersebut membuat bayi baru lahir mengalami penurunan berat badan," ujarnya dilansir dari Roomper. 

Selain itu, kehilangan berat badan pada bayi yang baru lahir bisa juga disebabkan karena bayi tidak mengalami kelebihan cairan. Berapa banyak kehilangan berat badan yang dialami bayi baru lahir akan bervariasi. 

Dr Jennifer Trachtenberg, seorang dokter anak dan juru bicara untuk American Academy of Pediatrics, menambahkan bayi dapat kehilangan berat badan sekitar 7 – 10 persen dari berat lahir mereka, tetapi biasanya akan kembali naik pada usia dua minggu.


(Bayi yang baru lahir mengalami transisi dari lingkungan di mana mereka biasanya dikelilingi oleh air di dalam perut ibu. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


“Bayi juga biasanya akan lebih banyak tidur pada usia 24 – 72 jam setelah dilahirkan dan produksi ASI dari ibu biasanya masih sangat terbatas. Hal ini juga bisa membuat bayi yang baru lahir mengalami penurunan berat badan,” ujar Dr Whitney Casares, seorang dokter anak.

Untuk itu, Dr Trachtenberg menyarankan agar orang tua rutin melakukan konsultasi dengan dokter dan taat melakukan kunjungan pada dokter anak dalam beberapa minggu pertama setelah kelahiran bayi untuk memastikan kenaikan dan pertumbuhan bayi cukup.

“Secara umum, biasanya bayi akan mendapatkan penambahan berat badan sekitar satu ons setiap harinya pada bulan pertama. Jika bayi Anda tidak makan dengan baik, lesu atau Anda merasa khawatir ada sesuatu pada bayi Anda maka sebaiknya berkonsultasi pada dokter Anak,” saran Dr Trachtenberg.
(yyy)

MOST SEARCH