Masih Bingung Bangun Tidur Harus Cuci Muka atau Enggak? Cek di Sini
- Kulit tetap memproduksi minyak dan keringat saat kita tidur, sehingga wajah tetap perlu dibersihkan pada pagi hari.
- Kulit kering atau sensitif bisa memilih cara membersihkan wajah yang lebih gentle.
- Terlalu sering mencuci wajah justru bisa bikin kulit kering dan gampang iritasi.
Jakarta: Baru bangun tidur, ngaca, terus lihat wajah agak berminyak. Auto kepikiran, “Harus langsung cuci muka pakai facial wash gak, ya?” Apalagi kalau malam sebelumnya udah rajin double cleansing dan pakai skincare lengkap.
Bukannya baru beberapa jam lalu dibersihin? Ternyata, cuci muka pagi tetap punya alasan. Tapi soal harus pakai facial wash atau cukup air, jawabannya bisa beda-beda.
Kenapa wajah tetap perlu dibersihkan?
Meski kita cuma tidur, kulit gak ikut “libur”. Selama beberapa jam, kulit tetap memproduksi minyak dan bisa berkeringat. Minyak dan kotoran tersebut kemudian bisa menumpuk di permukaan wajah.
Cleveland Clinic menyebut kebanyakan orang sebaiknya mencuci wajah pada pagi dan malam hari untuk membantu mengangkat minyak, kotoran, dan zat lain yang menempel di kulit.

(Mencuci wajah pada pagi hari setelah bangun tidur boleh dilakukan tapi gak harus pake sabun kok. Foto: AI Generated)
Nah, buat kamu yang kulitnya gampang berminyak, cuci muka pagi bisa terasa makin penting. American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan mencuci wajah hingga dua kali sehari dan setelah berkeringat untuk membantu mengontrol minyak.
Tapi bukan berarti wajah harus dicuci sampai terasa kesat banget, ya. Kesat belum tentu berarti lebih bersih.
Kalau kulit kering gimana?
Di bagian ini, rutinitas skincare memang gak bisa disamaratakan. Cleveland Clinic menyebut pemilik kulit kering atau sensitif bisa mempertimbangkan hanya membilas wajah dengan air pada pagi hari, lalu menggunakan cleanser pada malam hari.
Kenapa? Karena terlalu sering mencuci wajah bisa ikut menghilangkan minyak alami kulit. Kalau berlebihan, kulit malah bisa terasa kering, ketarik, atau lebih gampang iritasi.
Jadi, kalau setiap selesai cuci muka kamu langsung merasa kulit seperti “ditarik”, coba evaluasi lagi cleanser dan frekuensinya. Bisa jadi kulitmu memang butuh rutinitas yang lebih gentle.
Begini cara cuci muka yang aman
Kalau kamu tetap nyaman menggunakan facial wash pada pagi hari, pilih cleanser yang gentle dan sesuai kondisi kulit.
AAD menyarankan membasahi wajah dengan air suam-suam kuku, kemudian mengaplikasikan cleanser menggunakan ujung jari secara perlahan. Nggak perlu digosok kencang, apalagi menggunakan scrub setiap pagi.
Setelah dibilas, keringkan wajah dengan menepuknya secara lembut menggunakan handuk bersih. Setelah itu, lanjutkan moisturizer dan sunscreen.
Jadi, cuci muka setelah bangun tidur memang umumnya dianjurkan, tapi nggak ada aturan semua orang harus memakai facial wash dengan cara yang sama. Kalau kulitmu kering atau sensitif, rutinitas yang lebih simpel justru bisa jadi pilihan yang lebih nyaman.
Desi I.
(TIN)