- Di rumah seharian bukan berarti kulit selalu bebas paparan sinar UV.
- Sinar UVA masih bisa menembus kaca jendela biasa.
- Perlu atau nggaknya pakai sunscreen bergantung pada paparan sinar matahari dan aktivitasmu.
Jakarta: Tim yang tetap pakai sunscreen meski cuma rebahan di rumah, mana suaranya? Atau kamu justru tim yang langsung skip sunscreen begitu tahu hari ini nggak ada agenda keluar?
Sebenernya, jawabannya bergantung pada kondisi masing-masing, lho. Meski nggak keluar rumah, kulit masih bisa terpapar sinar ultraviolet (UV), terutama kalau kamu sering beraktivitas di dekat jendela yang terkena sinar matahari.
Nah, jadi sunscreen di rumah itu wajib dipakai setiap hari atau nggak, sih?
.jpg)
(Seseorang beraktivitas di dekat jendela yang terkena sinar matahari. Foto: AI Generated)
Kenapa kulit masih bisa kena sinar UV di rumah?
Menurut American Academy of Dermatology (AAD), sinar UVA bisa menembus kaca jendela. Paparan UVA berkontribusi terhadap penuaan kulit dini, seperti munculnya kerutan dan bintik gelap.
Sementara itu, kaca jendela biasa bisa menghalangi sebagian besar sinar UVB yang berperan dalam kulit terbakar akibat matahari. Artinya, berada di dalam rumah nggak selalu bikin kulit terlindungi sepenuhnya dari paparan UV.
Makanya, kalau kamu sering kerja di dekat jendela yang terkena sinar matahari atau duduk lama di dalam mobil, penggunaan sunscreen tetap layak dipertimbangkan.
Baca Juga :
Jangan Asal Pakai! Ini Bedanya 3 Jenis Sunscreen
Kapan sunscreen perlu dipakai di rumah?
Nggak semua kondisi di dalam rumah punya tingkat paparan UV yang sama. Coba perhatikan aktivitasmu sehari-hari.
-
Sering duduk dekat jendela, apalagi kalau sinar matahari langsung mengenai kulit dalam waktu lama.
-
Kerja dekat jendela yang terang, karena kulit masih mungkin terpapar UVA.
-
Sering keluar-masuk rumah, misalnya buat beli makan, belanja sebentar, atau mengurus keperluan lainnya.
Sebaliknya, kalau kamu seharian berada di ruangan tertutup, jauh dari jendela, dan minim paparan sinar matahari, kebutuhan sunscreen bisa lebih rendah.
Jadi, nggak perlu langsung panik kalau sesekali nggak pakai sunscreen saat di rumah, ya!
Gimana cara memilih sunscreen buat sehari-hari?
AAD merekomendasikan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih, perlindungan broad-spectrum terhadap UVA dan UVB, serta ketahanan air jika diperlukan.
Pilih tekstur yang nyaman dan cocok dengan kondisi kulit supaya kamu nggak malas menggunakannya. Kalau beraktivitas di luar ruangan, aplikasikan ulang sekitar setiap dua jam, serta setelah berenang atau berkeringat, sesuai petunjuk produk.
Intinya, sunscreen bukan soal ikut tren skincare atau takut kulit jadi kusam. Kenali aktivitas dan paparan sinar matahari yang kamu terima, lalu sesuaikan perlindungannya. Jadi, skincare tetap jalan tanpa perlu overthinking!
Desi I.
(FIR)