BEAUTY
Perang Bedak di Shopee: Brand Lokal Slay Sapu Bersih Papan Atas!
Mia Vale
Minggu 04 Oktober 2026 / 11:14
- Belanja kebutuhan harian sekarang terasa jauh lebih praktis secara online.
- Cukup geser layar ponsel, pilih barang impian, klik pesan, lalu tinggal tunggu paket diantar langsung ke depan rumah.
- Dari sekian banyak kategori produk yang ditawarkan di e-commerce, pasar kosmetik digital menjadi salah satu arena persaingan paling sengit.
Jakarta: Belanja kebutuhan harian sekarang terasa jauh lebih praktis secara online. Cukup geser layar ponsel, pilih barang impian, klik pesan, lalu tinggal tunggu paket diantar langsung ke depan rumah.
Dari sekian banyak kategori produk yang ditawarkan di e-commerce, pasar kosmetik digital menjadi salah satu arena persaingan paling sengit. Di dalamnya, bedak masih memegang peranan penting sebagai produk wajib konsumen Indonesia untuk riasan sehari-hari.
Persaingan antar-brand bedak di platform e-commerce seperti Shopee pun makin memanas. Masing-masing jenama saling meracik strategi terbaik demi memikat hati pembeli.
Pergerakan angka penjualan ini berhasil dirangkum oleh Compas melalui laporan market insight dashboard periode 1 April hingga 30 Juni 2026.
Data ini mencakup toko resmi maupun nonresmi dengan rating di atas 4, yang kemudian dipublikasikan melalui laman Data Goodstat.
Pada kuartal ke-2 tahun ini, 3 brand di bawah naungan ParagonCorp sukses menguasai papan atas produk bedak terlaris di Shopee. Di posisi puncak, Make Over makin kokoh dengan mengamankan nilai penjualan sebesar 10,10%, melonjak dari kuartal sebelumnya yang berada di angka 7,8%.
Mengusung citra kosmetik profesional, koleksi bedaknya mengandalkan partikel super halus, coverage tinggi, serta kontrol minyak yang mantap agar riasan tetap awet saat beraktivitas di luar ruangan.
Sementara itu, Wardah yang sempat menduduki posisi teratas di kuartal pertama dengan angka 10,08%, kini bergeser tipis ke peringkat ke-2 dengan pangsa pasar sebesar 11,82%.
Walau begitu, produk Wardah tetap menjadi favorit utama masyarakat berkat konsistensi konsep kosmetik halal serta formula ringan yang diperkaya kandungan skincare.
Mengekor di posisi ke-3, ada Azzura dengan raihan pangsa pasar sebesar 7,14% yang makin memperkuat dominasi brand lokal di jajaran atas. Menyasar segmen mass-market, brand ini sangat disukai karena menawarkan porsi isi yang melimpah dengan harga sangat terjangkau, sehingga hemat digunakan hingga berbulan-bulan.
Masuk ke posisi ke-4, Pixy yang membawa identitas teknologi khas Jepang berhasil naik satu peringkat dari kuartal sebelumnya dengan raihan pasar 6,17%.
Keunggulannya terletak pada fleksibilitas produk two-way cake yang bisa digunakan basah maupun kering, memberikan hasil akhir glowing, sekaligus merawat kelembapan kulit.
Menutup posisi 5 besar, ada OMG yang juga mewakili kekuatan ParagonCorp dengan mengantongi 5,41% pangsa pasar. Menjadi andalan para pelajar dan Gen Z, brand ini populer berkat harganya yang sangat ramah kantong.
Ukuran kemasannya yang ringkas gampang dibawa ke mana saja, ditambah formula pencerah instan ala filter foto yang siap menyegarkan wajah lelah dalam sekejap.
Paruh bawah daftar ini dibuka oleh brand asal Tiongkok, Skintific, yang berada di peringkat keenam dengan pangsa 3,84% setelah turun satu peringkat dari periode sebelumnya.
Disusul oleh Somethinc di posisi ketujuh dengan mengamankan 3,54% pasar. Kuartal kali ini juga menghadirkan kejutan dengan hadirnya Inez sebagai pendatang baru yang langsung melejit ke posisi kedelapan meraih 3,04% pangsa pasar.
Sementara itu, brand legendaris Marcks berada di urutan ke-9 dengan 2,86%, dan posisi ke-10 ditutup oleh Luxcrime di angka 2,70%.
Keberhasilan 8 brand lokal menembus daftar 10 besar menjadi bukti nyata bahwa konsumen Indonesia makin percaya pada kualitas produk dalam negeri yang ditawarkan dengan harga kompetitif.
Kita tidak lagi harus selalu mengandalkan produk luar negeri yang harganya cenderung lebih mahal. Terlebih, tiga posisi teratas berhasil disapu bersih oleh produk lokal di Shopee pada tahun 2026 ini. Yuk, terus dukung dan bangga pakai produk lokal!
(TIN)
Dari sekian banyak kategori produk yang ditawarkan di e-commerce, pasar kosmetik digital menjadi salah satu arena persaingan paling sengit. Di dalamnya, bedak masih memegang peranan penting sebagai produk wajib konsumen Indonesia untuk riasan sehari-hari.
Persaingan antar-brand bedak di platform e-commerce seperti Shopee pun makin memanas. Masing-masing jenama saling meracik strategi terbaik demi memikat hati pembeli.
Pergerakan angka penjualan ini berhasil dirangkum oleh Compas melalui laporan market insight dashboard periode 1 April hingga 30 Juni 2026.
Data ini mencakup toko resmi maupun nonresmi dengan rating di atas 4, yang kemudian dipublikasikan melalui laman Data Goodstat.
Si 3 besar
Pada kuartal ke-2 tahun ini, 3 brand di bawah naungan ParagonCorp sukses menguasai papan atas produk bedak terlaris di Shopee. Di posisi puncak, Make Over makin kokoh dengan mengamankan nilai penjualan sebesar 10,10%, melonjak dari kuartal sebelumnya yang berada di angka 7,8%.
Mengusung citra kosmetik profesional, koleksi bedaknya mengandalkan partikel super halus, coverage tinggi, serta kontrol minyak yang mantap agar riasan tetap awet saat beraktivitas di luar ruangan.
(Dilansir dari Data Goodstat, 3 brand ParagonCorp kuasai bedak terlaris Shopee Q2, dipimpin Make Over dengan pangsa pasar 10,10%. Foto: Dok. Makeoverforall)
Sementara itu, Wardah yang sempat menduduki posisi teratas di kuartal pertama dengan angka 10,08%, kini bergeser tipis ke peringkat ke-2 dengan pangsa pasar sebesar 11,82%.
Walau begitu, produk Wardah tetap menjadi favorit utama masyarakat berkat konsistensi konsep kosmetik halal serta formula ringan yang diperkaya kandungan skincare.
Mengekor di posisi ke-3, ada Azzura dengan raihan pangsa pasar sebesar 7,14% yang makin memperkuat dominasi brand lokal di jajaran atas. Menyasar segmen mass-market, brand ini sangat disukai karena menawarkan porsi isi yang melimpah dengan harga sangat terjangkau, sehingga hemat digunakan hingga berbulan-bulan.
Jajaran 5 besar
Masuk ke posisi ke-4, Pixy yang membawa identitas teknologi khas Jepang berhasil naik satu peringkat dari kuartal sebelumnya dengan raihan pasar 6,17%.
Keunggulannya terletak pada fleksibilitas produk two-way cake yang bisa digunakan basah maupun kering, memberikan hasil akhir glowing, sekaligus merawat kelembapan kulit.
Menutup posisi 5 besar, ada OMG yang juga mewakili kekuatan ParagonCorp dengan mengantongi 5,41% pangsa pasar. Menjadi andalan para pelajar dan Gen Z, brand ini populer berkat harganya yang sangat ramah kantong.
Ukuran kemasannya yang ringkas gampang dibawa ke mana saja, ditambah formula pencerah instan ala filter foto yang siap menyegarkan wajah lelah dalam sekejap.
Jajaran 10 besar
Paruh bawah daftar ini dibuka oleh brand asal Tiongkok, Skintific, yang berada di peringkat keenam dengan pangsa 3,84% setelah turun satu peringkat dari periode sebelumnya.
Disusul oleh Somethinc di posisi ketujuh dengan mengamankan 3,54% pasar. Kuartal kali ini juga menghadirkan kejutan dengan hadirnya Inez sebagai pendatang baru yang langsung melejit ke posisi kedelapan meraih 3,04% pangsa pasar.
Sementara itu, brand legendaris Marcks berada di urutan ke-9 dengan 2,86%, dan posisi ke-10 ditutup oleh Luxcrime di angka 2,70%.
Keberhasilan 8 brand lokal menembus daftar 10 besar menjadi bukti nyata bahwa konsumen Indonesia makin percaya pada kualitas produk dalam negeri yang ditawarkan dengan harga kompetitif.
Kita tidak lagi harus selalu mengandalkan produk luar negeri yang harganya cenderung lebih mahal. Terlebih, tiga posisi teratas berhasil disapu bersih oleh produk lokal di Shopee pada tahun 2026 ini. Yuk, terus dukung dan bangga pakai produk lokal!
(TIN)