BEAUTY

Ini 5 Mitos tentang Jerawat

Kumara Anggita
Jumat 14 Mei 2021 / 10:00
Jakarta: Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang dialami oleh hampir kita semua. Banyak informasi membantu yang mengulas permasalahan ini namun di sisi lain banyak juga mitos yang beredar.

Agar kamu tidak keliru dan menyebarkan ulang informasi tidak tepat, kenali lima mitos yang umum dibicarakan orang tentang jerawat.
 

Mitos 1: Makan cokelat menyebabkan jerawat


Dikutip dari Healthline, diet hanyalah sebagian kecil dari masalah jerawat. Penelitian beragam tentang apakah makanan tertentu dapat menyebabkan jerawat diperlukan.

Kamu bisa buat jurnal yang berisi apa yang kamu konsumsi bila merasa jerawat muncul karena makanan atau minuman tertentu. Jadi jangan salahkan cokelat saja ya!
 

Mitos 2: Sering mencuci muka akan menghentikan jerawat


Sering mencuci dapat mengiritasi kulit kamu. Faktanya, terlalu banyak mencuci dan menggosok wajah justru bisa memicu munculnya lebih banyak jerawat. Yang terbaik adalah mencuci muka hanya dua kali sehari dengan sabun lembut. Setelah selesai, tepuk-tepuk kulit kamu hingga kering dengan handuk bersih.


jerawat
(Hindari memencet jerawat bukan meringankan malah memperburuknya. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
 

Mitos 3: Kamu bisa menghilangkan jerawat dengan memencetnya


Memencet jerawat mungkin akan membuatnya tidak terlalu terlihat beberapa saat, tetapi sesungguhnya cara ini dapat membuatnya bertahan lebih lama.

Saat kamu memecahkan jerawat, kamu mengundang bakteri ke dalam kulit. Bakteri dapat memperparah kemerahan dan pembengkakan atau bahkan menyebabkan jaringan parut seiring waktu.
 

Mitos 4: Riasan memperburuk jerawat


Belum tentu. Jika kamu ingin memakai riasan, silakan. Pilih saja produk nonacnegenic atau noncomedogenic yang tidak akan menyumbat pori-pori atau mengiritasi kulit. Pastikan kamu juga membersihkan atau mengganti kuas riasan kamu secara teratur.
 

Mitos 5: Berjemur dapat menghilangkan jerawat


Berjemur dapat memperbaiki warna kulit kamu untuk sementara. Seiring waktu, sinar matahari dapat membuat kulit kering dan teriritasi, yang menyebabkan lebih banyak jerawat. 

Paparan sinar matahari juga dapat menyebabkan penuaan dini dan bahkan kanker kulit. Gunakan tabir surya non komedogenik atau non-acnegenic yang mengandung setidaknya SPF 15 sebelum keluar ruangan. Jadi, jangan asal percaya ya dengan mitos yang tak benar.



(TIN)

MOST SEARCH