BEAUTY

Ciri Kulit Wajah Dehidrasi tapi Berminyak, Kok Bisa?

Yatin Suleha
Kamis 22 Oktober 2026 / 14:53
Ringkasnya gini..
  • Kulit berminyak tetap bisa mengalami kekurangan air karena minyak dan hidrasi merupakan dua hal berbeda.
  • Wajah mengilap, terasa ketarik, dan kulit tampak kurang kenyal bisa menjadi petunjuk, tetapi bukan diagnosis pasti.
  • Gunakan pembersih lembut, pelembap ringan, dan sunscreen untuk membantu menjaga kondisi kulit.

Jakarta: Wajah kelihatan mengilap beberapa jam setelah cuci muka, tetapi pipi malah terasa kering dan ketarik? Jangan buru-buru menganggap kulitmu cuma berminyak. Bisa jadi, kulitmu sedang mengalami dehidrasi!

Kulit dehidrasi merupakan kondisi ketika kulit kekurangan air, sedangkan kulit berminyak berkaitan dengan produksi sebum atau minyak. Keduanya bisa terjadi bersamaan, lho. American Academy of Dermatology (AAD) menjelaskan bahwa kulit berminyak tetap membutuhkan pelembap, terutama ketika kulit terasa kering akibat penggunaan produk perawatan tertentu.

Nah, biar nggak salah pilih skincare, yuk, kenali ciri kulit wajah dehidrasi tapi berminyak berikut ini!

 

Perawatan Wajah dengan Krim Hydrating (1)
Mengaplikasikan pelembap untuk membantu menjaga hidrasi kulit wajah. (Foto: AI Generated)

 

Ciri kulit wajah dehidrasi tapi berminyak

Wajah cepat berminyak setelah cuci muka

Baru beberapa jam setelah mencuci muka, area dahi, hidung, dan dagu sudah terlihat mengilap. Kondisi ini bisa bikin kamu merasa harus berkali-kali menggunakan blotting paper atau bedak supaya wajah terlihat matte.

Namun, minyak berlebih bukan bukti pasti kulit mengalami dehidrasi. Perhatikan juga apakah ada tanda lain yang muncul bersamaan.
 

Kulit terasa ketarik setelah cuci muka

Pernah merasa wajah seperti tertarik setelah mencuci muka, padahal kulitmu biasanya berminyak? Ini bisa menjadi tanda kulit mengalami kekeringan atau iritasi akibat produk pembersih yang terlalu keras.

AAD menyarankan penggunaan pembersih wajah yang lembut dan tidak abrasif untuk membantu mengurangi risiko iritasi.
 

Makeup gampang crack dan patchy

Foundation atau cushion yang awalnya terlihat flawless, tetapi beberapa jam kemudian malah pecah, menempel nggak merata, atau memperjelas tekstur kulit juga patut diperhatikan.

Meski begitu, makeup patchy bukan tanda khusus dehidrasi karena hasil riasan juga dipengaruhi formula produk, persiapan kulit, dan cara aplikasi.

 

 

Kulit terlihat kusam dan kurang kenyal

Wajah yang mengilap belum tentu terlihat segar. Kulit yang kekurangan air bisa terasa kurang nyaman dan tampak kurang kenyal.

Namun, kulit kusam juga bisa dipengaruhi faktor lain, seperti penumpukan sel kulit mati dan paparan sinar matahari. Jadi, jangan langsung menyimpulkan kulit dehidrasi hanya dari tampilannya.
 

Kulit terasa perih atau lebih sensitif

Kalau wajah mulai terasa perih, kemerahan, atau gampang bereaksi setelah memakai skincare, bisa jadi kulit mengalami iritasi. Penggunaan produk aktif secara berlebihan juga dapat mengganggu kenyamanan kulit.

Jika keluhan terus muncul, sebaiknya evaluasi rutinitas skincare dan konsultasikan dengan dokter kulit.

 

Cara merawat kulit dehidrasi tapi berminyak

AAD menyarankan penggunaan pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit. Untuk kulit berminyak, kamu bisa mempertimbangkan pelembap bertekstur gel atau lotion ringan dengan label oil-free dan non-comedogenic agar lebih sesuai untuk kulit yang rentan berjerawat.

Selain itu, gunakan pembersih wajah yang lembut, hindari menggosok wajah terlalu keras, dan batasi mencuci muka hingga dua kali sehari serta setelah berkeringat. Jangan lupa memakai sunscreen minimal SPF 30 pada pagi dan siang hari.

Intinya, kulit berminyak tetap bisa membutuhkan hidrasi. Fokuslah menjaga kelembapan kulit, bukan sekadar menghilangkan minyak agar wajah terlihat matte.



Desi I.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH