Mujahid (60) mengisi daya sepeda listrik buatannya di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.
Mujahid (60) mengisi daya sepeda listrik buatannya di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.
Sepeda listrik yang diberi nama sigma tersebut berkapasitas 1.000 watt tersebut mampu menempuh jarak 60 Km dengan harga perakitan sebesar Rp10 Juta.
Sepeda listrik yang diberi nama sigma tersebut berkapasitas 1.000 watt tersebut mampu menempuh jarak 60 Km dengan harga perakitan sebesar Rp10 Juta.
Kendati masih menggunakan baterai jenis acid yang tergolong besar, Mujahid mampu meracik sepeda listrik yang nyaman tanpa menghilangkan estetika sepeda.
Kendati masih menggunakan baterai jenis acid yang tergolong besar, Mujahid mampu meracik sepeda listrik yang nyaman tanpa menghilangkan estetika sepeda.

Kakek di Pondok Gede Buat Sepeda Listrik Sendiri

Otomotif sepeda listrik
15 September 2020 13:56
Bekasi: Seorang kakek bernama Mujahid (60) dari Pondok Gede, Bekasi, Jabar, berhasil merakit sepeda listrik sendiri. 

Sepeda listrik yang diberi nama sigma tersebut berkapasitas 1.000 watt tersebut mampu menempuh jarak 60 Km dengan harga perakitan sebesar Rp10 Juta.  Nama Sigma diambil dari nama tempatnya bermukim.

Kendati masih menggunakan baterai jenis acid yang tergolong besar, Mujahid mampu meracik sepeda listrik yang nyaman tanpa menghilangkan estetika sepeda.

Untuk rangka, Mujahid hampir membuat semuanya. Ia hanya membeli stang, fork depansiap jadi sedangkan lengan ayun belakang dibuat sendiri dengan kebutuhan sepeda listrik.

Mujahid mengaku membuat sepeda listrik adalah karena ia memang mencintai sepeda. Namun, usia tua kadang membatasi jarak tempuhnya bersepeda hingga akhirnya ia menemukan solusi dengan mencangkok perangkat elektrifikasi ke sepeda biasa.

Ide Mujahid membuat sepeda listrik ini juga baru muncul di tengah pandemi ini. Katanya pertama kali prototipenya ini dibuat 3 bulan lalu. Dalam waktu 10 hari ia berhasil menciptakan rancangan pertama sepeda listriknya. Sementara itu model sepeda listrik yang sudah rapi dibuat baru 3 minggu lalu. ANTARA Foto/ Fakhri Hermansyah

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif