Juara sumo Jepang Hakuho dinyatakan positif terkena virus korona (covid-19), hanya beberapa hari sebelum turnamen Tahun Baru.
Juara sumo Jepang Hakuho dinyatakan positif terkena virus korona (covid-19), hanya beberapa hari sebelum turnamen Tahun Baru.
Juru bicara Asosiasi Sumo Jepang (JSA) mengatakan, Hakuho menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) setelah mengalami kehilangan bau pada hari Senin, 4 Januari 2021.
Juru bicara Asosiasi Sumo Jepang (JSA) mengatakan, Hakuho menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) setelah mengalami kehilangan bau pada hari Senin, 4 Januari 2021. "Hasil tes positifnya keluar Selasa (5/1) pagi," katanya.
Sebelumnya, pesumo berusia 35 tahun kelahiran Mongolia yang telah memenangkan rekor 44 turnamen dan memegang peringkat tertinggi sumo yokozuna tersebut telah mempersiapkan diri untuk Turnamen Sumo Tahun Baru 15 hari, yang dimulai hari Minggu, 10 Januari 201 di Tokyo.
Sebelumnya, pesumo berusia 35 tahun kelahiran Mongolia yang telah memenangkan rekor 44 turnamen dan memegang peringkat tertinggi sumo yokozuna tersebut telah mempersiapkan diri untuk Turnamen Sumo Tahun Baru 15 hari, yang dimulai hari Minggu, 10 Januari 201 di Tokyo.
Namun infeksi covid-19 membuatnya tidak mungkin untuk bersaing di turnamen besar yang akan berlangsung hingga 24 Januari di aula Ryogoku Kokugikan Tokyo tersebut. Sementara juru bicara JSA mengatakan partisipasi Hakuho di turnamen tersebut masih belum diputuskan.
Namun infeksi covid-19 membuatnya tidak mungkin untuk bersaing di turnamen besar yang akan berlangsung hingga 24 Januari di aula Ryogoku Kokugikan Tokyo tersebut. Sementara juru bicara JSA mengatakan partisipasi Hakuho di turnamen tersebut masih belum diputuskan.

Juara Sumo Jepang Hakuho Positif Terkena Virus Korona

Olahraga Virus Korona jepang covid-19
05 Januari 2021 11:42
Tokyo: Juara sumo Jepang Hakuho dinyatakan positif terkena virus korona (covid-19), hanya beberapa hari sebelum turnamen Tahun Baru.

Juru bicara Asosiasi Sumo Jepang (JSA) mengatakan, Hakuho menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) setelah mengalami kehilangan bau pada hari Senin, 4 Januari 2021. "Hasil tes positifnya keluar Selasa (5/1) pagi," katanya.

Sebelumnya, pesumo berusia 35 tahun kelahiran Mongolia yang telah memenangkan rekor 44 turnamen dan memegang peringkat tertinggi sumo yokozuna tersebut telah mempersiapkan diri untuk Turnamen Sumo Tahun Baru 15 hari, yang dimulai hari Minggu, 10 Januari 201 di Tokyo.

Namun infeksi covid-19 membuatnya tidak mungkin untuk bersaing di turnamen besar yang akan berlangsung hingga 24 Januari di aula Ryogoku Kokugikan Tokyo tersebut. Sementara juru bicara JSA mengatakan partisipasi Hakuho di turnamen tersebut masih belum diputuskan.

Infeksi Hakuho terjadi setelah 11 anggota kandang Arashio dinyatakan positif pekan lalu, menyusul infeksi pegulat divisi atas Wakatakakage.

Sebelumnya seorang pegulat sumo berusia 20 tahun meninggal di Jepang Mei lalu setelah tertular virus dan menderita kegagalan banyak organ.

Hakuho telah mengalami cedera lutut dan belum menyelesaikan turnamen sejak Maret 2020, ketika ia memenangkan Turnamen Spring Grand Sumo di Osaka.

Dia mengundurkan diri dari tiga turnamen berturut-turut tahun ini, dan diberi peringatan resmi oleh JSA bersama dengan sesama yokozuna Kakuryu pada November karena berulang kali absen. Peringatan tersebut adalah teguran terkuat dari olahraga tersebut, selain menyarankan untuk pensiun.

Hakuho, yang lahir dengan nama asli Munkhbat Davaajargal, datang ke Jepang saat usia 15 tahun untuk memasuki dunia sumo dan memperoleh kewarganegaraan Negeri Sakura pada September 2019. AFP PHOTO/Jojo Press/Charly Triballeau/Behrouz Mehri

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif