Mantan pelatih Utah Jazz, Jerry Sloan, tutup usia pada Jumat, 22 Mei 2020 di usia 78 tahun. Sloan menangani klub tersebut selama 23 musim dan pensiun pada 2011.
Mantan pelatih Utah Jazz, Jerry Sloan, tutup usia pada Jumat, 22 Mei 2020 di usia 78 tahun. Sloan menangani klub tersebut selama 23 musim dan pensiun pada 2011.
Sloan meninggal dunia karena komplikasi penyakit Parkinson dan Lewy Body Dementia, yang telah dideritanya setidaknya sejak 2015.
Sloan meninggal dunia karena komplikasi penyakit Parkinson dan Lewy Body Dementia, yang telah dideritanya setidaknya sejak 2015.
Sebagai pemain, Sloan pertama kali mengukir jejaknya di NBA saat direkrut Baltimo Bullets sebagai pemain pilihan keempat pada draft 1965. Ia bermain selama semusim di klub itu sebelum menghabiskan karier selama satu dekade di Chicago Bulls. Bulls pada 1978 mempensiunkan nomor empat miliknya, itu merupakan pertama kalinya Bulls melakukan langkah tersebut.
Sebagai pemain, Sloan pertama kali mengukir jejaknya di NBA saat direkrut Baltimo Bullets sebagai pemain pilihan keempat pada draft 1965. Ia bermain selama semusim di klub itu sebelum menghabiskan karier selama satu dekade di Chicago Bulls. Bulls pada 1978 mempensiunkan nomor empat miliknya, itu merupakan pertama kalinya Bulls melakukan langkah tersebut.
Setelah 2,5 musim melatih Bulls dari 1979 sampai 1982, Sloan memulai kiprah fenomenalnya bersama Jazz pada 1988, dan membawa Utah melaju ke play off selama 15 musim berturut-turut dari 1989 sampai 2003.
Setelah 2,5 musim melatih Bulls dari 1979 sampai 1982, Sloan memulai kiprah fenomenalnya bersama Jazz pada 1988, dan membawa Utah melaju ke play off selama 15 musim berturut-turut dari 1989 sampai 2003.

Mantan Pelatih Utah Jazz Jerry Sloan Meninggal Dunia

Olahraga nba
23 Mei 2020 09:34
Utah: Mantan pelatih Utah Jazz, Jerry Sloan, tutup usia pada Jumat, 22 Mei 2020 di usia 78 tahun. Sloan menangani klub tersebut selama 23 musim dan pensiun pada 2011.

Sloan meninggal dunia karena komplikasi penyakit Parkinson dan Lewy Body Dementia, yang telah dideritanya setidaknya sejak 2015. 

"Jerry Sloan selamanya akan bersinonim dengan Utah Jazz. Ia selamanya akan menjadi bagian dari organisasi Utah Jazz," demikian pernyataan tim. "Kami sangat bersyukur ia mencapai hal-hal itu di Utah, serta bertahun-tahun dedikasi, loyalita, dan kemudaan yang ia bawa ke tim kami."

Sebagai pemain, Sloan pertama kali mengukir jejaknya di NBA saat direkrut Baltimo Bullets sebagai pemain pilihan keempat pada draft 1965. Ia bermain selama semusim di klub itu sebelum menghabiskan karier selama satu dekade di Chicago Bulls. Bulls pada 1978 mempensiunkan nomor empat miliknya, itu merupakan pertama kalinya Bulls melakukan langkah tersebut.

Setelah 2,5 musim melatih Bulls dari 1979 sampai 1982, Sloan memulai kiprah fenomenalnya bersama Jazz pada 1988, dan membawa Utah melaju ke play off selama 15 musim berturut-turut dari 1989 sampai 2003.

Dengan Karl Malone dan John Stockton sebagai dua bintangnya, Jazz menikmati musim-musim terbaik mereka di bawah asuhan Sloan pada 1996/1997 dan 1997/1998, di mana mereka mencapai final NBA, namun harus takluk dari Bulls yang saat itu masih diperkuat Michael Jordan.

Sloan mengakhiri karier kepelatihannya dengan berada di peringkat ketiga dalam catatan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah NBA, serta tujuh gelar divisi. Tim asuhannya telah 20 kali mencapai playoff. AFP PHOTO/Getty Images/Melissa Majchrzak/George Frey/Jed Jacobsohn
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif