Pebasket Charlotte Hornets, Bismack Biyombo, telah menyumbangkan alat pelindung diri (APD) senilai USD1 juta (Rp15,6 miliar) lewat lembaga amal miliknya ke negara asalnya, Republik Demokrasi Kongo untuk memerangi wabah virus korona (covid-19).
Pebasket Charlotte Hornets, Bismack Biyombo, telah menyumbangkan alat pelindung diri (APD) senilai USD1 juta (Rp15,6 miliar) lewat lembaga amal miliknya ke negara asalnya, Republik Demokrasi Kongo untuk memerangi wabah virus korona (covid-19).
Sumbangan tersebut mencakup 10 ribu masker dan 780 baju pelindung untuk membantu Kongo melawan virus korona.
Sumbangan tersebut mencakup 10 ribu masker dan 780 baju pelindung untuk membantu Kongo melawan virus korona. "Kami belum pernah mengalami krisis sebesar ini. Melihat negara asal saya menderita seperti ini, saya sangat terpukul," kata Biyombo.
"Saya telah menghabiskan beberapa minggu terakhir mencoba mencari cara untuk membantu mereka yang menderita di DRC. Saya senang mengumumkan bahwa The Bismack Biyombo Foundation telah mengirimkan lebih dari 10 ribu masker dan 780 pakaian pelindung ke Kongo minggu ini. Terima kasih untuk semua pihak yang ada di garis depan menghadapi pandemi covid-19."
Biyombo mengatakan bahwa penting untuk mengirimkan peralatan medis secepat ke Kongo karena sistem kesehatan di negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir terlah hancur akibat beberapa wabah penyakit lainnya termasuk Ebola dan Malaria yang seperti covid-19, menyebar dari manusia ke manusia.
Biyombo mengatakan bahwa penting untuk mengirimkan peralatan medis secepat ke Kongo karena sistem kesehatan di negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir terlah hancur akibat beberapa wabah penyakit lainnya termasuk Ebola dan Malaria yang seperti covid-19, menyebar dari manusia ke manusia.

Pemain NBA Biyombo Sumbang Rp15,6 M untuk Perangi Covid-19 di Kongo

Olahraga konflik kongo
16 April 2020 09:03
Charlotte: Pebasket Charlotte Hornets, Bismack Biyombo, telah menyumbangkan alat pelindung diri (APD) senilai USD1 juta (Rp15,6 miliar) lewat lembaga amal miliknya ke negara asalnya, Republik Demokrasi Kongo untuk memerangi wabah virus korona (covid-19).

Sumbangan tersebut mencakup 10 ribu masker dan 780 baju pelindung untuk membantu Kongo melawan virus korona. "Kami belum pernah mengalami krisis sebesar ini. Melihat negara asal saya menderita seperti ini, saya sangat terpukul," kata Biyombo.

"Saya telah menghabiskan beberapa minggu terakhir mencoba mencari cara untuk membantu mereka yang menderita di DRC. Saya senang mengumumkan bahwa The Bismack Biyombo Foundation telah mengirimkan lebih dari 10 ribu masker dan 780 pakaian pelindung ke Kongo minggu ini. Terima kasih untuk semua pihak yang ada di garis depan menghadapi pandemi covid-19."

Biyombo mengatakan bahwa penting untuk mengirimkan peralatan medis secepat ke Kongo karena sistem kesehatan di negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir terlah hancur akibat beberapa wabah penyakit lainnya termasuk Ebola dan Malaria yang seperti covid-19, menyebar dari manusia ke manusia.

Sejauh ini sebanyak 254 kasus virus korona di Kongo dengan 21 kematian, menurut Johns Hopkins University yang berbasis di Baltimore. AFP PHOTO/Emilee Chinn/Streeter Lecka/Andy Lyons
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif