Jakarta: Legenda pebolabasket Los Angeles Lakers Elgin Baylor, yang secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terhebat yang tidak pernah memenangkan kejuaraan setelah bermain dan kalah dalam delapan Final NBA, meninggal dunia pada Senin, 22 Maret 2021 waktu setempat. Baylor meninggal di usia 86 tahun.
Lakers menyatakan, peraih Hall-of-Famer 11 kali, yang menjadi kekuatan dominan Lakers selama 14 musim di liga antara 1958 dan 1971 itu, meninggal dengan damai dikelilingi oleh istrinya Elaine dan putrinya Krystal.
"Elgin adalah cinta dalam hidup saya dan sahabat saya," kata Elaine Baylor dalam pernyataan yang dirilis oleh tim. "Dan seperti orang lain, saya kagum dengan keberaniannya yang luar biasa, martabatnya dan waktu yang dia berikan kepada semua penggemar. Saat ini kami meminta agar saya dan keluarga kami diizinkan untuk berduka atas kematiannya secara pribadi."
Baylor terpilih dengan pilihan teratas pada draft 1958 ketika Lakers berbasis di Minneapolis. Dia membuat dampak instan, dengan rata-rata menyumbang 24,9 poin, 15 rebound dan 4,1 assist di musim debutnya untuk meraih penghargaan Rookie of the Year.
Itu menandai awal karir bermain yang termasyhur bersama Lakers yang berakhir setelah beberapa pertandingan di musim ke-14 pada tahun 1971 karena masalah lutut.
Forward dengan tinggi 1,96 meter menyelesaikan karirnya dengan 23.149 poin dengan rata-rata 27,4 per game, 11.463 rebound (13,5), dan 3.650 assist (4,3).
Namun meskipun dia sangat penting dalam mengubah Lakers menjadi kekuatan dominan di tahun 1960-an, dia tidak pernah bisa memahkotai warisannya dengan gelar juara.
Dia mencapai delapan Final NBA bersama Lakers tetapi kalah semuanya, termasuk tiga kekalahan seri tujuh pertandingan dari Boston Celtics.
Namun penampilan Baylor di NBA Finals termasuk 61 poin yang mengesankan melawan Celtics pada tahun 1962, yang tetap menjadi rekor skor tertinggi yang pernah dicapai oleh seorang individu dalam pertandingan Final NBA. AFP PHOTO/Frederic J Brown Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News