Petenis nomor satu dunia versi ATP Novak Djokovic dipastikan positif terpapar covid-19 setelah sebelumnya terlibat dalam pertandingan Adria Tour, sebuah turnamen eksebisi yang ia inisiasi dan diikuti sejumlah petenis top lain dari kawasan Eropa. Sang istri, Jelena, juga dinyatakan positif covid-19.
Petenis nomor satu dunia versi ATP Novak Djokovic dipastikan positif terpapar covid-19 setelah sebelumnya terlibat dalam pertandingan Adria Tour, sebuah turnamen eksebisi yang ia inisiasi dan diikuti sejumlah petenis top lain dari kawasan Eropa. Sang istri, Jelena, juga dinyatakan positif covid-19.
Hasil positif covid-19 itu menyusul tiga petenis yang juga menjadi peserta di turnamen tersebut, yaitu Grigor Dimitrov, Borna Coric, dan Viktor Troicki yang lebih dulu dikonfirmasi positif terpapar virus korona.
Hasil positif covid-19 itu menyusul tiga petenis yang juga menjadi peserta di turnamen tersebut, yaitu Grigor Dimitrov, Borna Coric, dan Viktor Troicki yang lebih dulu dikonfirmasi positif terpapar virus korona.
"Saat kami tiba di Beograd (Serbia) kami ikut uji kesehatan. Hasil saya positif, seperti halnya Jelena (istri), sedangkan hasil anak-anak kami negatif," kata Djokovic.
Dalam pelaksanannya, turnamen yang berlangsung di Serbia dan Kroasia itu berlangsung di stadion yang penuh sesak selama pertandingan pembukaan di Beograd.
Dalam pelaksanannya, turnamen yang berlangsung di Serbia dan Kroasia itu berlangsung di stadion yang penuh sesak selama pertandingan pembukaan di Beograd.
Para pemain juga saling berangkulan untuk berfoto, bermain bola basket, dan menghadiri konferensi pers bersama.
Para pemain juga saling berangkulan untuk berfoto, bermain bola basket, dan menghadiri konferensi pers bersama.

Djokovic dan Istri Positif Terpapar Covid-19

Olahraga tenis
24 Juni 2020 11:00
Beograd: Petenis nomor satu dunia versi ATP Novak Djokovic dipastikan positif terpapar covid-19 setelah sebelumnya terlibat dalam pertandingan Adria Tour, sebuah turnamen eksebisi yang ia inisiasi dan diikuti sejumlah petenis top lain dari kawasan Eropa. Sang istri, Jelena, juga dinyatakan positif covid-19.

Hasil positif covid-19 itu menyusul tiga petenis yang juga menjadi peserta di turnamen tersebut, yaitu Grigor Dimitrov, Borna Coric, dan Viktor Troicki yang lebih dulu dikonfirmasi positif terpapar virus korona.

"Saat kami tiba di Beograd (Serbia) kami ikut uji kesehatan. Hasil saya positif, seperti halnya Jelena (istri), sedangkan hasil anak-anak kami negatif," kata Djokovic.

"Saya sangat menyesal atas setiap kasus infeksi yang mungkin terjadi. Saya berharap itu tidak akan mempersulit situasi kesehatan siapa pun dan semua orang akan baik-baik saja. Saya akan tetap dalam isolasi diri selama 14 hari ke depan, dan mengulangi tes dalam lima hari," ujar Djokovic, yang mengaku tidak mengalami gejala klinis apapun.

Dalam pelaksanannya, turnamen yang berlangsung di Serbia dan Kroasia itu berlangsung di stadion yang penuh sesak selama pertandingan pembukaan di Beograd. Para pemain juga saling berangkulan untuk berfoto, bermain bola basket, dan menghadiri konferensi pers bersama.

Djokovic menjadi sosok yang mengatur agenda malam di Beograd untuk para pemain, bahkan foto serta video saat para peserta berpesta pun diunggah di media sosial.

Serbia dan Kroasia telah mengurangi tindakan karantina wilayah beberapa minggu sebelum acara dimulai, oleh karenanya para petenis tidak diwajibkan untuk mematuhi aturan protokol kesehatan seperti menjaga jarak sosial di kedua negara.

Kendati menyesali kejadian ini, namun Djokovic mengatakan bahwa ide pembuatan turnamen ini berangkat dari ide mulia dan ia ingin mengumpulkan dana bagi petenis yang membutuhkan.

Selama penghentian masa turnamen tenis profesional sejak bulan Maret, petenis peringkat bawah yang menggantungkan pemasukan dari pertandingan terpaksa tidak menerima uang karena kosongnya agenda.

"Segala sesuatu yang kami lakukan dalam sebulan terakhir, kami lakukan dengan hati dan niat yang tulus. Turnamen kami dimaksudkan untuk menyatukan dan berbagi pesan solidaritas dan kasih sayang di seluruh wilayah," tutur petenis berusia 33 tahun itu.

Pernyataan tersebut sekaligus mengonfirmasi bahwa sisa agenda Adria Tour telah dibatalkan, yaitu 3-4 Juli di Banja Luka, Bosnia, serta pertandingan eksebisi yang direncanakan di Sarajevo pada 5 Juli. AFP PHOTO/Andrej Isakovic/Behrouz Mehri

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif