Pembalap mobil pertama Arab Saudi Reema Juffali berpose di depan mobilnya saat wawancara dengan AFP di distrik Diriyah, Riyadh pada Rabu, 20 November 2019.
Pembalap mobil pertama Arab Saudi Reema Juffali berpose di depan mobilnya saat wawancara dengan AFP di distrik Diriyah, Riyadh pada Rabu, 20 November 2019.
Juffali, 27 tahun akan melakukan debut balapnya hanya beberapa bulan setelah larangan mengemudi bagi perempuan di negaranya selama puluhan tahun dicabut, akan berlaga pada Jumat, 22 November dan Sabtu, 23 November di Jaguar I-PACE eTROPHY, ajang balap mobil listrik di Diriyah, dekat dengan ibu kota Riyadh.
Juffali, 27 tahun akan melakukan debut balapnya hanya beberapa bulan setelah larangan mengemudi bagi perempuan di negaranya selama puluhan tahun dicabut, akan berlaga pada Jumat, 22 November dan Sabtu, 23 November di Jaguar I-PACE eTROPHY, ajang balap mobil listrik di Diriyah, dekat dengan ibu kota Riyadh.
Peristiwa seperti itu tidak pernah dibayangkan oleh perempuan di kerajaan Islam ultra-konservatif sampai Juni tahun lalu, ketika Putra Mahkota Mohammed bin Salman membatalkan satu-satunya larangan di dunia terhadap pengendara wanita.
Peristiwa seperti itu tidak pernah dibayangkan oleh perempuan di kerajaan Islam ultra-konservatif sampai Juni tahun lalu, ketika Putra Mahkota Mohammed bin Salman membatalkan satu-satunya larangan di dunia terhadap pengendara wanita. "Larangan itu dicabut tahun lalu dan saya tidak pernah berharap untuk balapan secara profesional," kata Juffali. "Fakta bahwa saya melakukannya sungguh luar biasa."
Juffali, yang berasal dari kota barat Jeddah dan dididik di Amerika Serikat, akan berpartisipasi yang oleh panitia disebut sebagai pengemudi tamu 'VIP', menjadi perempuan pertama Saudi yang berlomba di negaranya.
Juffali, yang berasal dari kota barat Jeddah dan dididik di Amerika Serikat, akan berpartisipasi yang oleh panitia disebut sebagai pengemudi tamu 'VIP', menjadi perempuan pertama Saudi yang berlomba di negaranya.
Pangeran Abdulaziz bin Turki al-Faisal, kepala otoritas olahraga Arab Saudi, telah menggembar-gemborkan hal itu sebagai momen penting bagi kerajaan.
Pangeran Abdulaziz bin Turki al-Faisal, kepala otoritas olahraga Arab Saudi, telah menggembar-gemborkan hal itu sebagai momen penting bagi kerajaan. "Reema akan membuat ribuan orang mendukungnya sebagai pembalap profesional," kata sang pangeran.
Juffali, yang membuat salah satu penampilan pertamanya di balap kompetitif di Kejuaraan F4 Inggris di Brands Hatch pada bulan April, hanya punya sekitar satu tahun pengalaman balap profesional. Tapi dia memiliki hasrat untuk membalap mobil sejak masa remajanya dan tumbuh besar dengan menonton Formula Satu.
Juffali, yang membuat salah satu penampilan pertamanya di balap kompetitif di Kejuaraan F4 Inggris di Brands Hatch pada bulan April, hanya punya sekitar satu tahun pengalaman balap profesional. Tapi dia memiliki hasrat untuk membalap mobil sejak masa remajanya dan tumbuh besar dengan menonton Formula Satu.
Dia lulus tes mengemudi setelah pindah ke Amerika Serikat, dan sekarang menjadi salah satu dari sedikit perempuan Saudi yang telah memperoleh lisensi balap di negara asalnya, persyaratan wajib untuk balapan secara profesional. Bahkan di luar Kerajaan, hanya beberapa perempuan Saudi yang membalap secara profesional.
Dia lulus tes mengemudi setelah pindah ke Amerika Serikat, dan sekarang menjadi salah satu dari sedikit perempuan Saudi yang telah memperoleh lisensi balap di negara asalnya, persyaratan wajib untuk balapan secara profesional. Bahkan di luar Kerajaan, hanya beberapa perempuan Saudi yang membalap secara profesional. "Bagi banyak perempuan yang belum memiliki kesempatan untuk belajar mengemudi, untuk berada di belakang kemudi jelas merupakan sesuatu yang menakutkan," jelas Juffali. "Bagi banyak perempuan di Saudi, ini adalah sesuatu yang sangat jauh."

Sosok Reema Juffali, Pembalap Perempuan Pertama Arab Saudi

Olahraga balap mobil
23 November 2019 18:34
Riyadh: Membalap di belakang kemudi SUV elektrik yang ramping, Reema Juffali bersiap untuk merintis jejak dalam olah raga balap mobil yang didominasi pria. Dia akan tercatat dalam sejarah menjadi perempuan pertama Saudi yang berlomba di kerajaan itu. APF Photo/Fayez Nureldine
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif