Pelari Aceh Fuad Ramadhan (kanan) menjatuhkan diri saat memasuki garis finis dalam final lari 400 meter putra PON Papua di Stadion Atletik Mimika Sport Center, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa, 12 Oktober 2021.
Pelari Aceh Fuad Ramadhan (kanan) menjatuhkan diri saat memasuki garis finis dalam final lari 400 meter putra PON Papua di Stadion Atletik Mimika Sport Center, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa, 12 Oktober 2021.
Fuad meraih medali emas, sementara pelari Jawa Timur Dewa Radika meraih medali perak dan pelari Jawa Tengah Hadi Nur Ikhsan meraih medali perunggu.
Fuad meraih medali emas, sementara pelari Jawa Timur Dewa Radika meraih medali perak dan pelari Jawa Tengah Hadi Nur Ikhsan meraih medali perunggu.
Pelari Aceh Fuad Ramadhan menggigit medalinya usai pengalungan medali nomor lari 400 meter putra PON Papua di Stadion Atletik Mimika Sport Center, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa, 12 Oktober 2021.
Pelari Aceh Fuad Ramadhan menggigit medalinya usai pengalungan medali nomor lari 400 meter putra PON Papua di Stadion Atletik Mimika Sport Center, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa, 12 Oktober 2021.

PON Papua: Fuad Ramadhan Sumbang Emas Lari 400 Meter untuk Aceh

Olahraga atletik aceh PON XX Papua
12 Oktober 2021 20:59
Mimika: Atlet Aceh Fuad Ramadhan menjatuhkan diri di garis finis saat merebut medali emas nomor 400 meter putra cabang olahraga atletik pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Fuad berhasil menjadi yang pertama melintasi garis akhir dengan catatan waktu 47,63 detik, saat bertanding di GOR Mimika Sport Complex, Mimika, Papua, Selasa.

Fuad unggul 0,09 detik dari atlet Jawa Timur Dewa Radika yang menyabet medali perak dengan waktu 47,72 detik. Adapun medali perunggu diraih atlet Jawa Tengah Hadi Nur Ikhsan dengan waktu 48,06 detik.

Meski meraih medali emas, Fuad gagal memecahkan rekor PON nomor 400 meter putra yang dipegang oleh Achmad S. Sakeh dengan waktu 46,74 detik yang ditorehkan pada PON Sumatera Selatan 2004.

Ditemui usai pertandingan, Fuad mengaku sengaja menjatuhkan diri saat melewati garis finis untuk mengamankan podium pertama.
  
Dia mengatakan saat itu posisi para pelari di belakangnya sudah sangat dekat sehingga dia harus mengeluarkan jurus tersebut. Selain itu, dia mengaku tenaganya juga telah habis. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif