Puncak perayaan Tri Suci Waisak Nasional 2570 BE/2026 berlangsung khidmat di Candi Borobudur, Magelang, Minggu sore, tepat pada pukul 15.44.44 WIB.
Puncak perayaan Tri Suci Waisak Nasional 2570 BE/2026 berlangsung khidmat di Candi Borobudur, Magelang, Minggu sore, tepat pada pukul 15.44.44 WIB.
Sebelum memasuki momen Detik-detik Waisak, ribuan umat Buddha mengikuti kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur dengan membawa Air Berkah, Api Dharma, serta berbagai persembahan suci untuk Sang Buddha.
Sebelum memasuki momen Detik-detik Waisak, ribuan umat Buddha mengikuti kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur dengan membawa Air Berkah, Api Dharma, serta berbagai persembahan suci untuk Sang Buddha.
Perayaan ditandai dengan meditasi bersama yang dipimpin YM Bhante Wongsin Labhiko Mahathera, dilanjutkan blessing oleh Bhikkhu Sangha, renungan Waisak, dan doa bersama.
Perayaan ditandai dengan meditasi bersama yang dipimpin YM Bhante Wongsin Labhiko Mahathera, dilanjutkan blessing oleh Bhikkhu Sangha, renungan Waisak, dan doa bersama.
Dalam pesannya, Bhante Wongsin mengajak umat untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dan menolong.
Dalam pesannya, Bhante Wongsin mengajak umat untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dan menolong.

Perayaan Detik-detik Waisak 2570 BE/2026 di Borobudur

01 Juni 2026 07:27
Magelang: Puncak perayaan Tri Suci Waisak Nasional 2570 BE/2026 berlangsung khidmat di Candi Borobudur, Magelang, Minggu sore, tepat pada pukul 15.44.44 WIB. Sebelum memasuki momen Detik-detik Waisak, ribuan umat Buddha mengikuti kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur dengan membawa Air Berkah, Api Dharma, serta berbagai persembahan suci untuk Sang Buddha.

Perayaan ditandai dengan meditasi bersama yang dipimpin YM Bhante Wongsin Labhiko Mahathera, dilanjutkan blessing oleh Bhikkhu Sangha, renungan Waisak, dan doa bersama.

Dalam pesannya, Bhante Wongsin mengajak umat untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dan menolong. Rangkaian Detik-detik Waisak ditutup dengan ritual pradaksina mengelilingi Candi Borobudur sebanyak tiga kali sebagai simbol penghormatan dan refleksi nilai-nilai perdamaian, kasih sayang, dan welas asih. Metrotvnews.com/Duta Erlangga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(CDE)

News Waisak Walubi