Pekerja mengoperasikan alat berat untuk merobohkan rumah yang dieksekusi di lahan pembangunan Tol Semarang-Batang di Tambakaji, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 3 Mei 2018.
Pekerja mengoperasikan alat berat untuk merobohkan rumah yang dieksekusi di lahan pembangunan Tol Semarang-Batang di Tambakaji, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 3 Mei 2018.
Rumah yang dieksekusi Pengadilan Negeri Semarang tersebut merupakan bangunan terakhir yang berdiri di ruas proyek Tol Batang-Semarang.
Rumah yang dieksekusi Pengadilan Negeri Semarang tersebut merupakan bangunan terakhir yang berdiri di ruas proyek Tol Batang-Semarang.
Untuk memenuhi target dibukanya Tol Semarang-Batang secara fungsional dalam melayani pemudik mulai H-10 Lebaran 2018, PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengebut pembangunannya dengan menambah jumlah pekerja hampir dua kali lipat, menambah alat berat, dan shift kerja proyek.
Untuk memenuhi target dibukanya Tol Semarang-Batang secara fungsional dalam melayani pemudik mulai H-10 Lebaran 2018, PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengebut pembangunannya dengan menambah jumlah pekerja hampir dua kali lipat, menambah alat berat, dan shift kerja proyek.

Rumah Terakhir di Tol Semarang-Batang Dieksekusi

News tol
03 Mei 2018 15:58
Semarang: Pengadilan Negeri Semarang, Kamis, 3 Mei 2018, mengeksekusi sebuah rumah di Kelurahan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, yang merupakan bangunan terakhir yang masih berdiri di ruas proyek tol Batang-Semarang. PT Jasa Marga telah menitipkan uang Rp1,9 miliar sebagai pengganti atas bangunan itu. Uang pengganti ditujukan kepada dua pihak, yaitu Sri Urip dan Oki Jalu Laksono yang keduanya memiliki sertifikat tanah sengketa itu. ANTARA/Aditya Pradana Putra
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif