Aceh: Kondisi badan jalan yang menghubungkan Kota Sigli-Kampus Universitas Jabal Ghafur, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh cukup mengkhawatirkan. Pasalnya ratusan lubang dan genangan air hujan sedalam sekitar 5 hingga 10 cm bertaburan menghiasi badan jalan aset Pemerintah Provinsi Aceh itu.
Padahal sepanjang jalur itu merupakan kawasan padat penduduk dan jalur utama akses lalulintas warga, mahasiswa dan pelajar. Bahkan itu juga jalur angkutan galian C dari sungai Krueng Baro di kawasan dataran tinggi Tangse untuk bahan utama pembangunan jalan tol Sibanceh (Sigli-Banda Aceh).
Amatan Media Indonesia di lokasi, pada Sabtu, 4 November 2023 ratusan lubang layaknya kolam dan kubangan kerbau bertaburan sepanjang lintasan itu. Apalagi sedang musim hujan seperti sekang yang dipenuhi genangan air. Lebih parah lagi ketika terjadi luapan sungai yang bersihkan dengan jalur padat tersebut.
Tokoh Masyarakat Kecamatan Delima, Muhammad Amin, yang saban hari pulang pergi dari kampung asalnya di Kecamatan Delima menuju Kota Sigli, mengatakan sangat terganggu dengan kondisi kerusakan badan jalan itu.
Selain bertabur lubang karena aspal sudah rusak, juga terjadi amblas ke sungai di beberapa titik.
"Beberapa titik di lintasan Desa Gampong Barat dan Keulibeuet, Kecamatan Pidie, badan jalan banyak yang ambalas ke sungai. Lain lagi di lintasan Garot, Kecamatan Indrajaya, yang bertabur ratusan lubang seperti kolam,"
tutur Muhammad Amin.
Dikatakan Amin, ironisnya akibat kerusakan itu sering pengendara sepeda motor terjatuh dan kecelakaan tabrakan. Kondisi paling mengkhawatirkan pada pagi hari saat jam masuk sekolah atau masuk kantor.
Sesuai penelusuran Media Indonesia, badan jalan Kota Sigli-Jabal Ghafur itu sejak tahun 1998 tidak pernah diperbaiki secara menyeluruh. Paling pemerintah Provinsi Aceh hanya melakukan tambal sulam.
"Seingat saya sejak tahun 1998 terakhir diperbaiki aspal seluruhnya. Kemudian sudah berganti presiden lima kali sejak Habibie hingga Jokowi, sepanjang jalur ini hanya tambal sulam," tutur Muslim, warga Kecamatan
Indrajaya. MI/Amiruddin Abdullah Reubee Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News