Terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan (kiri) berjalan meninggalkan ruang persidangan usai mengikuti sidang eksepsi atas kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Pengadilan Tipikor, Jakarta.
Terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan (kiri) berjalan meninggalkan ruang persidangan usai mengikuti sidang eksepsi atas kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Pengadilan Tipikor, Jakarta.
Salah satu poin eksepsi, Wawan menyebut KPK sewenang-wenangan menyita aset. Hal itu disampaikan tim kuasa hukum Wawan yang membacakan eksepsi Wawan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta.
Salah satu poin eksepsi, Wawan menyebut KPK sewenang-wenangan menyita aset. Hal itu disampaikan tim kuasa hukum Wawan yang membacakan eksepsi Wawan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta.
Wawan, yang merupakan adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, disebut masih dibebani cicilan kredit dari aset-asetnya yang disita KPK. Kredit Wawan disebut makin bertambah.
Wawan, yang merupakan adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, disebut masih dibebani cicilan kredit dari aset-asetnya yang disita KPK. Kredit Wawan disebut makin bertambah.
Contoh penyitaan yang dilakukan KPK, menurut tim kuasa hukum Wawan, adalah mobil Nissan yang masih dalam proses kredit. Wawan pun dikenai bunga serta denda karena KPK melakukan penyitaan mobil tersebut yang masih menjadi milik bank.
Contoh penyitaan yang dilakukan KPK, menurut tim kuasa hukum Wawan, adalah mobil Nissan yang masih dalam proses kredit. Wawan pun dikenai bunga serta denda karena KPK melakukan penyitaan mobil tersebut yang masih menjadi milik bank.
Dalam sidang ini, Wawan hanya duduk mendengarkan pembacaan eksepsi dari tim kuasa hukumnya. Wawan didakwa merugikan negara Rp 94,3 miliar terkait pengadaan alat kesehatan (alkes) Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Dalam sidang ini, Wawan hanya duduk mendengarkan pembacaan eksepsi dari tim kuasa hukumnya. Wawan didakwa merugikan negara Rp 94,3 miliar terkait pengadaan alat kesehatan (alkes) Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Bacakan Eksepsi, Wawan Anggap KPK Sewenang-wenang Sita Aset

News kasus wawan
14 November 2019 22:20
Jakarta: Komisaris Utama PT Balipasific Pragama (BPP) Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan jaksa KPK, Kamis, 14 November 2019. Salah satu poin eksepsi, Wawan menyebut KPK sewenang-wenangan menyita aset. Antara Foto/Nova Wahyudi
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif