Warga beraktivitas di Pasar Simo Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 20 Mei 2020. Pasar tersebut mulai dibuka kembali pada Selasa, 19 Mei 2020.
Warga beraktivitas di Pasar Simo Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 20 Mei 2020. Pasar tersebut mulai dibuka kembali pada Selasa, 19 Mei 2020.
Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Kota Surabaya membuka kembali Pasar Simo dan Pasar Simo Gunung setelah ditutup pada 7 Mei 2020 akibat dua pedagang di pasar tersebut diduga positif virus korona atau covid-19.
Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Kota Surabaya membuka kembali Pasar Simo dan Pasar Simo Gunung setelah ditutup pada 7 Mei 2020 akibat dua pedagang di pasar tersebut diduga positif virus korona atau covid-19.

Dua Pasar Tradisional di Surabaya Kembali Dibuka

News Virus Korona
20 Mei 2020 10:41
Surabaya: Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Kota Surabaya membuka kembali Pasar Simo dan Pasar Simo Gunung setelah ditutup pada 7 Mei 2020, akibat dua pedagang di pasar tersebut diduga positif virus korona atau covid-19.

Camat Sukomanunggal Lakoli sebelumnya mengatakan pihaknya tidak ingin ada perpanjangan masa karantina pasar yang terkenal dengan sebutan Pasar Asem itu, sebab banyak pedagang yang mengeluh kepadanya.

Ia juga berharap antara protokol kesehatan dengan denyut nadi perekonomian warga juga sama-sama diperhatikan, sehingga salah satu solusinya adalah dilakukan pengaturan pasar yang telah disepakati pedagang.

Pengaturan tersebut adalah mengatur jarak antar-pedagang, memperbanyak wastafel, serta memakai masker. Hal itu juga berlaku bagi para pembeli, pembeli tanpa menggunakan masker tak akan dilayani.

"Kami juga akan bekerja sama dengan dinas kesehatan untuk menggelar rapid test dan menyiapkan pemeriksaan suhu tubuh. Bila ditemukan reaktif, akan dilakukan SOP kesehatan, namun tidak sampai menutup pasar secara total, tapi hanya menutup satu lapak yang ditempati pedagang reaktif itu dan lapak yang ada di sekitarnya," katanya.

Koordinator pedagang Suparno mengaku siap mendukung kebijakan pemerintah dalam mengatur pedagang pasar asalkan tidak sampai menutup pasar secara keseluruhan.

"Kami berharap pemerintah untuk merelakan kami mencari nafkah, yang penting kami tetap bisa bekerja lagi. Kami siap mendukung semuanya," kata Suparno. ANTARA FOTO/Didik Suhartono
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif