Kebakaran hutan dan lahan di Sumatra Selatan makin meluas. Bahkan kebakaran lahan di Ogan Komering Ilir terus terjadi setiap hari. Kemarin, Selasa, 22 Agustus 2033, kebakaran lahan terjadi di Desa Deling, Kecamatan Pangkalan Lampam seluas 2 hektare.
Kebakaran hutan dan lahan di Sumatra Selatan makin meluas. Bahkan kebakaran lahan di Ogan Komering Ilir terus terjadi setiap hari. Kemarin, Selasa, 22 Agustus 2033, kebakaran lahan terjadi di Desa Deling, Kecamatan Pangkalan Lampam seluas 2 hektare.
"Sudah kami padamkan kebakaran lahan di lahan gambut, vegetasi yang terbakar berupa semak belukar. Di lahan gambut ini terjadi kebakaran di permukaan bawah gambut," kata Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatra, Ferdian Kristanto, kemarin.
Dalam upaya pemadaman karhutla ini, pihaknya menurunkan mobil operasional pengangkut, mesin Marx-3 dan alat pemadaman lainnya.
Dalam upaya pemadaman karhutla ini, pihaknya menurunkan mobil operasional pengangkut, mesin Marx-3 dan alat pemadaman lainnya.
Sampai saat ini masih ada kepulan asap tengah lokasi terbakar. Dalam pemadaman, pihaknya masih terbantu dengan sumber air kanal masih cukup tersedia.
Sampai saat ini masih ada kepulan asap tengah lokasi terbakar. Dalam pemadaman, pihaknya masih terbantu dengan sumber air kanal masih cukup tersedia.

Karhutla Terus Terjadi di OKI, Fokus Pemadaman di Lahan Gambut

23 Agustus 2023 18:02
Sumatra Selatan: Kebakaran hutan dan lahan di Sumatra Selatan makin meluas. Bahkan kebakaran lahan di Ogan Komering Ilir terus terjadi setiap hari. Kemarin, Selasa, 22 Agustus 2033, kebakaran lahan terjadi di Desa Deling, Kecamatan Pangkalan Lampam seluas 2 hektare.

"Sudah kami padamkan kebakaran lahan di lahan gambut, vegetasi yang terbakar berupa semak belukar. Di lahan gambut ini terjadi kebakaran di permukaan bawah gambut," kata Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatra, Ferdian Kristanto, kemarin.

Dalam upaya pemadaman karhutla ini, pihaknya menurunkan mobil operasional pengangkut, mesin Marx-3 dan alat pemadaman lainnya.

"Manggala agni juga dibantu oleh TNI, Polri dan BPBD Ogan Komering Ilir. Juga dibantu helikopter waterboombing," jelasnya.

Sampai saat ini masih ada kepulan asap tengah lokasi terbakar. Dalam pemadaman, pihaknya masih terbantu dengan sumber air kanal masih cukup tersedia.

"Namun karena ini terbakar di lahan gambut, kami masih tetap harus memaksimalkan pemadaman karhutla di lokasi tersebut. Upaya yang kami lakukan agar demi menghentikan penyebaran lebih luas. Kami memastikan agar api dapat dikendalikan dengan maksimal," jelasnya.

Disisi lain, Polda Sumatra Selatan memperketat pengawasan daerah rawan terjadi karhutla dengan meningkatkan patroli darat.

"Patroli perlu ditingkatkan sebagai tindakan pencegahan terjadinya karhutla yang dapat mengganggu berbagai aktivitas dan kesehatan masyarakat, karena akhir-akhir ini titik panas (hotspot) terdeteksi meningkat dari 425 titik per Mei 2023 kini mencapai 700 titik lebih," kata Kombes Pol Supriadi, Kabid Humas Polda Sumsel.

Pihaknya fokus melakukan patroli di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin. Supriadi berharap patroli tersebut dapat mencegah terjadinya karhutla baik yang disebabkan manusia maupun alam. MI/Dwi Apriani

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(CDE)

News kebakaran hutan Kebakaran Lahan dan Hutan Sumatra Selatan