Masyarakat Wonosobo, Jawa Tengah merayakan Idul Fitri dengan menerbangkan balon udara yang ditambatkan dengan tali, Rabu, 4 Mei 2022.
Masyarakat Wonosobo, Jawa Tengah merayakan Idul Fitri dengan menerbangkan balon udara yang ditambatkan dengan tali, Rabu, 4 Mei 2022.
Festival balon untuk menyambut Idulfitri 1443 Hijriah digelar di tiga kecamatan di wonosobo, Jawa Tengah, pada 3-8 Mei 2022. Tiga kecamatan tersebut adalah Kalikajar, Kertek, dan Wonosobo.
Festival balon untuk menyambut Idulfitri 1443 Hijriah digelar di tiga kecamatan di wonosobo, Jawa Tengah, pada 3-8 Mei 2022. Tiga kecamatan tersebut adalah Kalikajar, Kertek, dan Wonosobo.
Kegiatan penerbangan balon, menurut Bupati Wonosobo Afif Nur Hidayat, merupakan tradisi tiap Lebaran Idul Fitri yang telah berlangsung sejak ratusan tahun silam.
Kegiatan penerbangan balon, menurut Bupati Wonosobo Afif Nur Hidayat, merupakan tradisi tiap Lebaran Idul Fitri yang telah berlangsung sejak ratusan tahun silam. "Biasanya kegiatan menerbangkan balon udara berlangsung selama sekitar sepekan sejak 2 Syawal," katanya.

Melihat Festival Balon Udara di Wonosobo untuk Sambut Idulfitri

News balon udara jawa tengah Idulfitri 1443 Lebaran 2022
04 Mei 2022 10:12
Wonosobo: Festival balon udara untuk menyambut Idulfitri 1443 Hijriah digelar di tiga kecamatan di wonosobo, Jawa Tengah, pada 3-8 Mei 2022. Tiga kecamatan tersebut adalah Kalikajar, Kertek, dan Wonosobo.

Bupati Wonosobo Afif Nur Hidayat mengatakan, dari pantauan sedikitnya ada tujuh lokasi penerbangan balon udara di wilayahnya. Namun hanya lima lokasi yang melaporkan kegiatannya secara resmi. 

Kegiatan penerbangan balon, menurut Bupati, merupakan tradisi tiap Lebaran Idul Fitri yang telah berlangsung sejak ratusan tahun silam. "Biasanya kegiatan menerbangkan balon udara berlangsung selama sekitar sepekan sejak 2 Syawal," katanya.

Menurut Afif, menerbangkan balon tetap boleh dilakukan, namun melepasliarkannya tidak diperbolehkan karena di atas ada lintasan pesawat.  Kalau balon dilepas bisa nyangkut dan membahayakan keselamatan penerbangan.

"Kita pemerintah membolehkan menerbangkan balon, namun harus ditambatkan. Kegiatan ini merupakan kerjasama dari Komunitas Balon Udara, Pemkab Wonosobo dan AirNav Indonesia. Kegiatan serupa direncanakan kembali diselenggarakan pada Hari Jadi Kabupaten Wonosobo Bulan Juli 2022 mendatang di Wonosobo," ujarnya.

GM AirNav Indonesia Cabang Yogyakarta Samsu Eriyanto mengapresiasi seluruh masyarakat Wonosobo dan komunitas balon yang telah tumbuh kesadaran mengenai keselamatan penerbangan. 

"Semoga tidak ada lagi balon udara dilepasliarkan karena sangat mengganggu keselamatan penerbangan. Di Pulau Jawa terutama bagian utara merupakan traffic terpadat di Indonesia. Dalam satu hari ada ratusan penerbangan. Harapan kami tradisi ini tetap jalan dan membuat bahagia rakyat, namun keselamatan penerbangan tetap terjaga. Caranya dengan ditambatkan dengan ketinggian maksimal 150 meter, balon tinggi tujuh meter dan ditambatkan dengan tiga tali," katanya.

PH Manager Hubungan Masyarakat AirNav Indonesia Syafiandri mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi mengenai bahaya balon udara yang dilepasliarkan bagi keselamatan penerbangan sejak 2017. Pada 2018, pihak Air Nav bahkan telah mengupayakan, memfasilitasi penyelenggaraan kontes balon udara yang ditambatkan tersebar di Wonosobo. Kontes yang sama digelar di Pekalongan pada 2019.

"Kami berharap pemerintah daerah lain mencontoh upaya Wonosobo agar tidak ada lagi balon yang diterbangkan secara liar sehingga mengganggu keselamatan penerbangan," katanya.

Ketua Komunitas Balon Udara Wonosobo, Agam Setiyobudi, menyebutkan, sedikitnya ada 150 tim dengan 150 balon yang mengikuti kontes untuk menerbangkan balon pada lebaran tahun ini. Hampir tiap desa mengirimkan tujuh hingga delapan tim untuk menerbangkan balon. Sedangkan masyarakat lainnya berpartisipasi dengan menonton dan menjadi suporter.

"Menerbangkan balon bagi masyarakat diyakini merupakan pelepasan dosa dan merayakan kegembiraan di Hari Raya usai menjalankan ibadah puasa selama satu bulan,"katanya. MI/Tosiani

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif