Tersangka korupsi proyek Dinas PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi dihadirkan saat konferensi pers usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK.
Tersangka korupsi proyek Dinas PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi dihadirkan saat konferensi pers usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK.
Deputi Bidang Penindakan KPK Karyoto (kanan) memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka korupsi proyek Dinas PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi (kiri) di gedung KPK.
Deputi Bidang Penindakan KPK Karyoto (kanan) memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka korupsi proyek Dinas PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi (kiri) di gedung KPK.
KPK resmi menahan mantan Kepala Dinas PUPR Kab. Lampung Selatan tahun 2016 Ð 2017 tersebut karena diduga bersama sama Terpidana Zainudin Hasan Selaku Bupati Lampung Selatan Periode Tahun 2016 s/d Tahun 2021 menerima hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan TA 2016 dan 2017.
KPK resmi menahan mantan Kepala Dinas PUPR Kab. Lampung Selatan tahun 2016 Ð 2017 tersebut karena diduga bersama sama Terpidana Zainudin Hasan Selaku Bupati Lampung Selatan Periode Tahun 2016 s/d Tahun 2021 menerima hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan TA 2016 dan 2017.
Tersangka korupsi proyek Dinas PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi (kiri) berjalan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK.
Tersangka korupsi proyek Dinas PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi (kiri) berjalan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

Eks Kadis PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi Ditahan KPK

News kasus korupsi
24 September 2020 22:14
Lampung Selatan: KPK resmi menahan mantan Kepala Dinas PUPR Kab. Lampung Selatan Hermansyah Hamidi, Kamis, 24 September 2020. 

Ia diduga bersama sama Terpidana Zainudin Hasan Selaku Bupati Lampung Selatan Periode Tahun 2016 s/d Tahun 2021 menerima hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan TA 2016 dan 2017. 

Adapun Hermansyah disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. ANTARA Foto/Muhammad Adimaja

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif