Polres Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng) membawa tersangka dukun pengganda uang yang telah membunuh 12 orang bernama Tohari, 45, alias Mbah Slamet ke tempat kejadian perkara (TKP). Ternyata TKP tersebut juga merupakan tempat ritual penggandaan uang, lokasi pembunuhan dan tempat penguburan.
Polres Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng) membawa tersangka dukun pengganda uang yang telah membunuh 12 orang bernama Tohari, 45, alias Mbah Slamet ke tempat kejadian perkara (TKP). Ternyata TKP tersebut juga merupakan tempat ritual penggandaan uang, lokasi pembunuhan dan tempat penguburan.
Tersangka Mbah Slamet turut dihadirkan untuk mengingat identitas korban yang dikubur di setiap titik yang telah digali oleh petugas.
Tersangka Mbah Slamet turut dihadirkan untuk mengingat identitas korban yang dikubur di setiap titik yang telah digali oleh petugas.
Dalam kesempatan tersebut, tersangka Slamet juga menceritakan kronologi pembunuhan, mulai keberangkatan dari rumah, ritual, hingga eksekusi dan proses penguburan.
Dalam kesempatan tersebut, tersangka Slamet juga menceritakan kronologi pembunuhan, mulai keberangkatan dari rumah, ritual, hingga eksekusi dan proses penguburan.
Sebanyak sembilan jenazah korban dukun Mbah Slamet dimakamkan secara massal di pemakaman umum Desa Balun pada hari Selasa, 4 April 2022, sementara satu jenazah lainnya telah dibawa keluarganya ke Sukabumi, Jawa Barat.
Sebanyak sembilan jenazah korban dukun Mbah Slamet dimakamkan secara massal di pemakaman umum Desa Balun pada hari Selasa, 4 April 2022, sementara satu jenazah lainnya telah dibawa keluarganya ke Sukabumi, Jawa Barat.

Ini Mbah Slamet, Dukun Pengganda Uang yang Bunuh 12 Pasiennya

05 April 2023 07:56
Banjarnegara: Wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah, tengah dihebohkan peristiwa pembunuhan terhadap 12 korban dukun penggandaan uang bernama Tohari alias Mbah Slamet, 45. Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto mengatakan sebanyak 12 jenazah korban pembunuhan berencana tersebut telah ditemukan.

"Hari ini (4/4) ditemukan lagi dua jenazah, sehingga total ada 12 jenazah," katanya saat menggelar konferensi pers di lokasi penguburan jenazah korban, Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa, 4 April 2023 sore.

Dalam konferensi pers tersebut, tersangka Mbah Slamet turut dihadirkan dan Kapolres meminta yang bersangkutan untuk mengingat identitas korban yang dikubur di setiap titik yang telah digali oleh petugas.

Dalam kesempatan tersebut, tersangka Slamet juga menceritakan kronologi pembunuhan, mulai keberangkatan dari rumah, ritual, hingga eksekusi dan proses penguburan.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan eksekusi terhadap para korban tersebut dilakukan sendiri oleh tersangka Mbah Slamet dengan menggunakan minuman yang telah dicampur obat penenang dan potas (potasium sianida).

"Lubang yang akan digunakan untuk mengubur jenazah digali sendiri oleh tersangka setelah korban dipastikan telah meninggal dunia," ujarnya.

Sementara tersangka lainnya yang berinisial BS, lanjut dia, hanya berperan sebagai perantara atau orang yang mempertemukan korban dengan Mbah Slamet karena kebetulan yang bersangkutan mengunggah informasi ke Facebook jika TH mempunyai kemampuan menggandakan uang.

Disinggung mengenai 10 jenazah yang ditemukan sebelumnya, Kapolres mengatakan satu jenazah berinisial PO yang pertama kali ditemukan dan merupakan korban terakhir sebelum kasus terungkap, telah dibawa keluarganya ke Sukabumi, Jawa Barat, sedangkan sembilan jenazah lainnya ditemukan pada hari Senin, 3 April.
  
" Setelah selesai menjalani autopsi, sembilan jenazah tersebut dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Balun pada hari Selasa (4/4)," ujarnya. MI/Lilik Dharmawan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

News Pembunuhan Berencana Jawa Tengah