Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin sebagai tersangka dugaan suap terkait pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor. Dalam operasi tangkap tangan (OTT), KPK menyita barang bukti berupa yang Rp1 miliar.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin sebagai tersangka dugaan suap terkait pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor. Dalam operasi tangkap tangan (OTT), KPK menyita barang bukti berupa yang Rp1 miliar.
"Dalam kegiatan tangkap tangan KPK berhasil menyita barang bukti berupa uang dengan total Rp1.025.000.000, yang terdiri dari Rp570 juta tunai dan yang yang ada di rekening bank sejumlah sekitar Rp454 juta," kata Ketua KPK Firli Bahuri, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 28 April 2022 dini hari WIB.
Sebanyak delapan orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Bupati Bogor Ade Yasin; Sekdis PUPR Kabupaten Bogor Maulana Adam; Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah; dan PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.
Sebanyak delapan orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Bupati Bogor Ade Yasin; Sekdis PUPR Kabupaten Bogor Maulana Adam; Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah; dan PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.
Sementara itu, empat pegawai BPK perwakilan Jawa Barat, yaitu Anthon Merdiansyah, Arko Mulawan, Hendra Nur Rahmatullah Karwita, dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah ditetapkan sebagai tersangka penerima.
Sementara itu, empat pegawai BPK perwakilan Jawa Barat, yaitu Anthon Merdiansyah, Arko Mulawan, Hendra Nur Rahmatullah Karwita, dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah ditetapkan sebagai tersangka penerima.

Ini Penampakan Uang Rp1 Miliar Bukti OTT Bupati Bogor Ade Yasin

News KPK Kasus Suap OTT KPK Ade Yasin OTT Bupati Bogor Bupati Bogor Ditangkap KPK OTT Bupati Bogor Ade Yasin
28 April 2022 03:52
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin sebagai tersangka dugaan suap terkait pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor. Dalam operasi tangkap tangan (OTT), KPK menyita barang bukti berupa yang Rp1 miliar. 

"Dalam kegiatan tangkap tangan KPK berhasil menyita barang bukti berupa uang dengan total Rp1.025.000.000, yang terdiri dari Rp570 juta tunai dan yang yang ada di rekening bank sejumlah sekitar Rp454 juta," kata Ketua KPK Firli Bahuri, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 28 April 2022 dini hari WIB.

Seperti diketahui, Ade Yasin ditangkap setelah KPK mengamankan empat pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat, pada Selasa, 26 April 2022 malam, di Bandung, Jabar. 

Sebanyak delapan orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Bupati Bogor Ade Yasin; Sekdis PUPR Kabupaten Bogor Maulana Adam; Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah; dan PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Sementara itu, empat pegawai BPK perwakilan Jawa Barat, yaitu Anthon Merdiansyah, Arko Mulawan, Hendra Nur Rahmatullah Karwita, dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah ditetapkan sebagai tersangka penerima. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif