Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (tengah) memberikan keterangan pers terkait penahanan mantan anggota DPRD Jambi di Gedung KPK.
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (tengah) memberikan keterangan pers terkait penahanan mantan anggota DPRD Jambi di Gedung KPK.
KPK resmi menahan tiga mantan anggota DPRD Jambi yaitu Cek Man, Parlagutan Nasution dan Tadjudin Hasan terkait perkara suap terhadap anggota DPRD Jambi dalam pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017-2018.
KPK resmi menahan tiga mantan anggota DPRD Jambi yaitu Cek Man, Parlagutan Nasution dan Tadjudin Hasan terkait perkara suap terhadap anggota DPRD Jambi dalam pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017-2018.
Tersangka kasus suap di DPRD Jambi Cek Man (kiri), Tadjudin Hasan (tengah) dan Parlagutan Nasution mengenakan rompi tanahan usai diperiksa di Gedung KPK.
Tersangka kasus suap di DPRD Jambi Cek Man (kiri), Tadjudin Hasan (tengah) dan Parlagutan Nasution mengenakan rompi tanahan usai diperiksa di Gedung KPK.
Ketiga orang itu diduga turut serta meminta jatah uang 'ketok palu', menagih, dan melakukan pertemuan untuk membicarakan hal tersebut. Ketiganya juga meminta jatah proyek dalam kisaran Rp100 juta sampai Rp600 juta per orang.
Ketiga orang itu diduga turut serta meminta jatah uang 'ketok palu', menagih, dan melakukan pertemuan untuk membicarakan hal tersebut. Ketiganya juga meminta jatah proyek dalam kisaran Rp100 juta sampai Rp600 juta per orang.

KPK Tahan Tiga Eks Anggota DPRD Jambi

News ott anggota dprd jambi
30 Juni 2020 17:55
Jakarta: KPK kembali menahan tiga mantan anggota DPRD Jambi tersangka kasus dugaan suap pengesahan APBD 2017-2018. Ketiga tersangka itu akan ditahan selama 20 hari pertama.

Ketiga tersangka yang ditahan merupakan anggota DPRD Jambi periode 2014-2019, yakni Cekman, Parlagutan Nasution, dan Tadjudin Hasan. Ketiga tersangka ini akan diisolasi mandiri sebelum dijebloskan ke dalam sel tahanan di Rumah Tanahan (Rutan) KPK cabang Pomdam Jaya Guntur, Jakarta.

Ketiga orang itu diduga turut serta meminta jatah uang 'ketok palu', menagih, dan melakukan pertemuan untuk membicarakan hal tersebut. Ketiganya juga meminta jatah proyek dalam kisaran Rp100 juta sampai Rp600 juta per orang.
 
Dalam kasus ini, pimpinan fraksi dan komisi DPRD Jambi juga diduga mengumpulkan para anggotanya untuk kompak satu suara dengan sikap RAPBD. Tiap fraksi menerima uang sekitar Rp400 juta sampai Rp700 juta.

Dalam kasus ini, total KPK menjerat 18 orang sebagai tersangka, 12 di antaranya sudah diproses hingga persidangan. Pihak-pihak yang diproses tersebut adalah gubernur, pimpinan DPRD, pimpinan Fraksi DPRD, dan pihak swasta. ANTARA Foto/Akbar Nugroho Gumay
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif