Mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung, Pinangki Sirna Malasari kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 21 Oktober 2020. Pinangki hadir dengan mengenakan busana muslim syar’i.
Mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung, Pinangki Sirna Malasari kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 21 Oktober 2020. Pinangki hadir dengan mengenakan busana muslim syar’i.
Agenda sidang kali ini adalah tanggapan jaksa atas eksepsi atau nota keberatan dari pihak Pinangki. Pinangki memasuki ruang sidang sekitar pukul 10.45 WIB.
Agenda sidang kali ini adalah tanggapan jaksa atas eksepsi atau nota keberatan dari pihak Pinangki. Pinangki memasuki ruang sidang sekitar pukul 10.45 WIB.
Pinangki tampak mengenakan busana muslim syar'i berwarna biru dongker dengan hijab warna senada. Dia juga mengenakan sarung tangan berwarna hitam, masker berwarna biru, serta face shield.
Pinangki tampak mengenakan busana muslim syar'i berwarna biru dongker dengan hijab warna senada. Dia juga mengenakan sarung tangan berwarna hitam, masker berwarna biru, serta face shield.
Dalam persidangan, jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung meminta majelis Pengadilan Tipikor untuk melanjutkan pemeriksaan dalam persidangan jaksa Pinangki.
Dalam persidangan, jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung meminta majelis Pengadilan Tipikor untuk melanjutkan pemeriksaan dalam persidangan jaksa Pinangki.
"Kami penuntut umum meminta agar majelis hakim untuk menolak eksepsi terdakwa Pinangki Sirna Malasari dan menyatakan surat dakwaan yang telah kami bacakan telah memenuhi syarat serta melanjutkan pemeriksaan terhadap terdakwa Pinangki Sirna Malasari," kata JPU Kejaksaan Agung K.M.S. Roni.

Tengok Penampilan Jaksa Pinangki Kenakan Busana Syar'i

News Kasus Suap Djoko Tjandra Jaksa Pinangki
21 Oktober 2020 14:20
Jakarta: Mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung, Pinangki Sirna Malasari, kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 21 Oktober 2020. Pinangki hadir dengan mengenakan busana muslim syar’i.

Agenda sidang kali ini adalah tanggapan jaksa atas eksepsi atau nota keberatan dari pihak Pinangki. Pinangki memasuki ruang sidang sekitar pukul 10.45 WIB.

Pinangki tampak mengenakan busana muslim syar'i berwarna biru dongker dengan hijab warna senada. Dia juga mengenakan sarung tangan berwarna hitam, masker berwarna biru, serta face shield.

Dalam persidangan, jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung meminta majelis Pengadilan Tipikor untuk melanjutkan pemeriksaan dalam persidangan jaksa Pinangki.

"Kami penuntut umum meminta agar majelis hakim untuk menolak eksepsi terdakwa Pinangki Sirna Malasari dan menyatakan surat dakwaan yang telah kami bacakan telah memenuhi syarat serta melanjutkan pemeriksaan terhadap terdakwa Pinangki Sirna Malasari," kata JPU Kejaksaan Agung K.M.S. Roni.

Dalam perkara ini jaksa Pinangki didakwa dengan tiga dakwaan, yaitu pertama dakwaan penerimaan suap sebesar USD500 ribu (sekitar Rp7,4 miliar) dari terpidana kasus 'cessie' Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra (Djoko Tjandra).

Kedua, dakwaan pencucian uang yang berasal dari penerimaan suap sebesar USD444.900 atau sekitar Rp6.219.380.900,00 sebagai uang pemberian Joko Tjandra untuk pengurusan fatwa ke MA.

Ketiga, Pinangki didakwa melakukan pemufakatan jahat bersama dengan Andi Irfan Jaya dan Joko Tjandra untuk menyuap pejabat di Kejagung dan MA senilai USD10 juta.

Dakwaan kedua, dalam hal tindak pidana pencucian uang yang sumber dananya diketahui berasal dari tindak pidana korupsi atau perjanjian dengan Joko Tjandra sebesar USD500 ribuS yang dilakukan pada tahun 2019-2020.

"Terdakwa telah menerima uang secara tidak sah kemudian menggunakan untuk menyamarkan asal-usul uang tersebut pada satu kurun waktu sesuai dengan tempus delekti yang didakwakan," kata jaksa.ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif