Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama), yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, berziarah ke makam pahlawan nasional Sultan Hasanuddin di Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu, 7 Mei 2022.
Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama), yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, berziarah ke makam pahlawan nasional Sultan Hasanuddin di Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu, 7 Mei 2022.
Ganjar menyatakan bahwa Sultan Hasanuddin yang merupakan Raja Gowa ke-16 sangat menarik karena menjadi pemimpin pada usia yang masih sangat muda dan memiliki jiwa patriotisme yang sangat tinggi sehingga ditakuti oleh Belanda.
Ganjar menyatakan bahwa Sultan Hasanuddin yang merupakan Raja Gowa ke-16 sangat menarik karena menjadi pemimpin pada usia yang masih sangat muda dan memiliki jiwa patriotisme yang sangat tinggi sehingga ditakuti oleh Belanda. "ultan Hasanuddin kemudian dijuluki Ayam Jantan dari Timur yang kemudian dipasang dimakamnya," katanya.
Dia berharap jiwa kepahlawanan, patriotisme dan semangat yang ada pada diri Sultan Hasanuddin harus bisa menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk tidak mudah menyerah.
Dia berharap jiwa kepahlawanan, patriotisme dan semangat yang ada pada diri Sultan Hasanuddin harus bisa menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk tidak mudah menyerah. "Itu memberi semangat pada kita, bagi yang muda-muda ini untuk tidak menyerah, jadi petarung betul. Terakhir saya suka bajunya (Sultan Hasanuddin, red.) selalu warna merah," tuturnya.

Ganjar Pranowo Ziarah ke Makam Sultan Hasanuddin

News Makassar Pahlawan Nasional Ganjar Pranowo Sulawesi Selatan
07 Mei 2022 16:17
Makassar: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan kunjungan ke Sulawesi Selatan menyempatkan berziarah ke makam pahlawan nasional Sultan Hasanuddin di Kabupaten Gowa. Ganjar juga berziarah ke makam Pangeran Diponegoro di Kota Makassar.

"Hari ini kita ziarah di makam Sultan Hasanuddin, kemarin di makam Pangeran Diponegoro juga," ujar Ganjar didampingi Bupati Gowa Adnan Purichtha usai berziarah di kompleks pemakaman raja-raja Gowa di Jalan Palantikan Kabupaten Gowa, Sabtu, 7 Mei 2022.

Ia mengungkapkan kompleks makam Sultan Hasanuddin sangat menarik karena memiliki kemiripan dengan corak Jawa. Bahkan, makam ini memiliki juru kunci sendiri dipegang oleh pihak keluarga kerajaan. Makam ini terawat sejak 1.600 tahun silam.

"Ada mirip-mirip dengan bangunan kuno, candi-candi Borobudur, ini diceritakan, mungkin saling menginspirasi, bagaimana cara mengelem batunya, ceritanya sama. Kemungkinan di lem pakai putih telur. Makam terawat dengan sangat bagus dengan keluarganya," ungkapnya kepada wartawan.

Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) ini, juga mengaku tertarik dengan sosok Sultan Hasanuddin, karena telah naik tahta menjadi Raja Ke-16 Gowa di usia muda, bahkan disegani penjajah Belanda pada masa itu.

"Saya selalu tertarik. Pertama, Sultan Hasanuddin jadi raja masih muda, memerintah usia 17 tahun, dan saking punya semangat heroik, punya semangat patriotik, yang tinggi sampai Belanda takut. Kemudian dijuluki 'Ayam Jantan' dari timur, dan itu dipasang gambarnya di atas makam," paparnya.

Politikus PDI-P ini, menekankan kepada generasi muda, bahwa sosok pahlawan nasional ini harus menjadi contoh positif agar anak muda tetap memiliki inspirasi dan tidak boleh menyerah dalam kondisi apapun.

"Itu memberi semangat pada kita, bagi yang muda-muda ini untuk tidak menyerah, jadi petarung betul. Terakhir saya suka bajunya (Sultan Hasanuddin, red.) selalu warna merah," tuturnya. Foto: Dok. Pemkab Gowa

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif