Algojo melakukan eksekusi cambuk terhadap terpidana kasus pemerkosaan anak di bawah umur di Taman Bustanussalatin Banda Aceh, Kamis, 24 September 2020.
Algojo melakukan eksekusi cambuk terhadap terpidana kasus pemerkosaan anak di bawah umur di Taman Bustanussalatin Banda Aceh, Kamis, 24 September 2020.
Roni bin M Hasan, terpidana pemerkosaan anak di bawah umur di Aceh menjalani hukuman sebanyak 175 cambuk dengan pemotongan masa tahanan selama enam bulan, yaitu sebanyak enam kali cambuk.
Roni bin M Hasan, terpidana pemerkosaan anak di bawah umur di Aceh menjalani hukuman sebanyak 175 cambuk dengan pemotongan masa tahanan selama enam bulan, yaitu sebanyak enam kali cambuk.
Terpidana terbukti bersalah berdasarkan vonis majelis hakim Mahkamah Syariah melanggar Pasal 50 jo Pasal 1 Angka 30 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.
Terpidana terbukti bersalah berdasarkan vonis majelis hakim Mahkamah Syariah melanggar Pasal 50 jo Pasal 1 Angka 30 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.
Pelaksanaan hukuman terhadap terpidana terpaksa ditunda pasalnya saat cambukan berjalan 52 kali, terpidana merintih kesakitan. Sebelumnya, berulang kali eksekusi Roni meminta algojo untuk menghentikan cambukannya. Penundaan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan. Hukuman akan dilanjutkan jika kondisi terpidana telah membaik.
Pelaksanaan hukuman terhadap terpidana terpaksa ditunda pasalnya saat cambukan berjalan 52 kali, terpidana merintih kesakitan. Sebelumnya, berulang kali eksekusi Roni meminta algojo untuk menghentikan cambukannya. Penundaan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan. Hukuman akan dilanjutkan jika kondisi terpidana telah membaik.

Perkosa Anak, Pria Ini Dicambuk 169 kali

News hukum cambuk hukuman cambuk
25 September 2020 07:05
Banda Aceh: Seorang terpidana pemerkosaan anak di bawah umur di Aceh menjalani hukuman sebanyak 175 cambuk, dikurangi pemotongan masa tahanan selama enam bulan, yaitu sebanyak enam kali cambuk.

Hukuman cambuk yang dilaksanakan Kejaksaan Negeri Banda Aceh itu berlangsung di Taman Bustanussalatin Banda Aceh, Kamis, 24 September 2020. 

Sementara terpidana pemerkosaan anak yang dihukum cambuk tersebut yakni Roni bin M Hasan. Terpidana terbukti bersalah berdasarkan vonis majelis hakim Mahkamah Syariah melanggar Pasal 50 jo Pasal 1 Angka 30 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Pelaksanaan hukuman terhadap terpidana terpaksa ditunda pasalnya saat cambukan berjalan 52 kali, terpidana merintih kesakitan. Sebelumnya, berulang kali eksekusi Roni meminta algojo untuk menghentikan cambukannya. 

Penundaan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan. Hukuman akan dilanjutkan jika kondisi terpidana telah membaik.

Selain terpidana pemerkosaan, Kejaksaan Negeri Banda Aceh juga melaksanakan uqubat atau eksekusi cambuk terhadap lima terpidana maisir atau perjudian di Taman Bustanussalatin.

Kelima terpidana maisir tersebut yakni T Armia bin Alm TM Hasan dan Zulfikar bin M Nur, masing-masing sembilan kali cambuk. Serta Ikhwani bin Alm M Daud, Muksalmina bin Rasyidin, dan Zainal Mahyal Muslem bin Muslem. Mereka dihukum cambuk masing-masing enam kali.

Majelis hakim Mahkamah Syariah Banda Aceh memvonis kelima terpidana terbukti bersalah melanggar Pasal 18 jo Pasal 1 Angka 22 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014. AFP PHOTO/Chaideer Mahyuddin

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif