Seorang guru memberikan pelajaran kepada siswa saat simulasi belajar tatap muka di SMP Negeri 7 Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Seorang guru memberikan pelajaran kepada siswa saat simulasi belajar tatap muka di SMP Negeri 7 Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Berdasarkan surat pernyataan orang tua dan persetujuan guru, Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan simulasi belajar tatap muka pertama sejak pandemi Covid-19, selama dua minggu di empat sekolah menengah pertama (SMP) di mana lokasi sekolah berada di zona hijau berdasarkan penilaian Gugus Tugas dengan jumlah siswa terbatas serta wajib mematuhi protokol Kesehatan Covid-19.
Berdasarkan surat pernyataan orang tua dan persetujuan guru, Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan simulasi belajar tatap muka pertama sejak pandemi Covid-19, selama dua minggu di empat sekolah menengah pertama (SMP) di mana lokasi sekolah berada di zona hijau berdasarkan penilaian Gugus Tugas dengan jumlah siswa terbatas serta wajib mematuhi protokol Kesehatan Covid-19.

Banjarmasin Gelar Simulasi Belajar Tatap Muka di Empat SMP

News kalimantan selatan Metode Pembelajaran covid-19 protokol kesehatan
16 November 2020 12:16
Banjarmasin: Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin di Kalimantan Selatan akan melakukan simulasi pembelajaran tatap muka di empat sekolah menengah pertama (SMP) mulai hari ini, Senin, 16 November 2020.

Simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah akan dilakukan SMPN 7, SMPN 10, SMPN 12, dan SMPN 31 Banjarmasin.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto mengatakan, kegiatan belajar mengajar di sekolah diselenggarakan kembali dengan persetujuan para guru, orang tua murid, dan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Pembelajaran tatap muka di sekolah dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Totok menjelaskan, SMP yang akan melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka ini punya kebijakan tersendiri dalam menerapkan protokol kesehatan yang berkaitan dengan pembatasan peserta belajar.

Contohnya, di SMPN 7 Banjarmasin hanya mengisi 30 persen dari kapasitas ruang kelas sedangkan SMPN 10 Banjarmasin menyatakan akan mengisi 50 persen dari kapasitas ruang kelas saat menjalankan pembelajaran tatap muka. ANTARA Foto/Bayu Pratama S

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif